Abstrak: Bahasa adalah alat komunikasi yang berfungsi menyampaikan gagasan dari penutur kepada mitra tutur. Bahasa secara fungsional harus memiliki peran ini dalam kehidupan manusia. Ketika bahasa alpa dari peran ini, maka bahasa akan terdengar seperti mantra, tertata dan tereja namun jauh dari arti dan makna. Bahasa Arab adalah bahasa asing pertama yang dikenal masyarakat Indonesia secara praktis. Hampir seluruh masyarakat Indonesia mengenal bahasa ini sejak usia belia. Fenomena ini dipengaruhi oleh kondisi kultural masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Islam dan Bahasa Arab adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Tidak mungkin manusia memahami islam tanpa bahasa Arab, dan sebaliknya tidak mungkin belajar bahasa Arab tanpa bersinggungan dengan Islam. Meski begitu, pembelajaran bahasa Arab di Indonesia tidak memiliki hubungan yang romantis sebagaimana hubungan Islam dan masyarakat Indonesia. Untuk itu perlu dirancang kurikulum bahasa Arab yang disesuaikan dengan kebutuhan kehidupan pebelajar di Indonesia agar nantinya bisa banyak bermanfaat bagi kehidupan sosial masyarakat. Institusi Pendidikan Bahasa Arab selama ini banyak yang mengajarkan bahasa Arab dengan kurikulum yang berkiblat pada pembelajaran bahasa asing lain, berbasis kompetensi bahasa an sich dan mengesampingkan kapabilitas kebutuhan sosial. Makalah ini secara singkat akan membahas kurikulum pembelajaran bahasa Arab berbasis kehidupan dengan memperhatikan kapabilitas kecakapan sosial yang telah direncanakan dalam kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Jurusan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (PSPBA JSA FS UM). Kata Kunci: Kurikulum, bahasa Arab, PSPBA JSA FS UM
Copyrights © 2017