Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran STAD lebih efektif dibandingkan dengan NHT pada materi Kubus dan Balok di kelas VIII SMP Negeri 9 Konsel atau sebaliknya. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, diperoleh kesimpulan: (1) Aktivitas siswa yang diajar dengan STAD maupun NHT dapat dikatakan aktif , ini ditunjukkan dengan rata-rata persentase aktivitas siswa yang diajar dengan STAD sebesar 83.33% dan yang diajar dengan NHTsebesar 88.69%. (2) Hasil belajar siswa yang diajar dengan STAD maupun NHT tergolong baik, ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata kelas eksperimen I sebesar 75,10 dengan standar deviasi 9,85, padakelas ekperimen II diperoleh nilai rata-rata 75,55 dengan standar deviasi 17,50. (3) Tidak terdapat perbadaan yang signifikan rerata hasil belajar matematika siswa pada pokok bahasan Kubus dan Balok antara siswa yang diajar dengan STAD dan NHT. (4) Model pembelajaran tipe STAD danNHT efektif digunakan dalam proses pembelajaran matematika khususnya pada materi Kubus dan Balok. Kata Kunci: efektivitas; pembelajaran kooperatif; hasil belajar
Copyrights © 2014