Selulosa merupakan Polimer alam berupa zat karbohidrat dengan rumus molekul (C6H10O5)n. Metode yang digunakan untuk menghasilkan poliol diantaranya hidrolisis, liquefaction, degradasi panas. Metode dalam penelitian ini adalah liquefaction. Selulosa direaksikan dengan gliserol dan katalis asam sulfat. Proses pemanasan menggunakan hot plate. Produk diencerkan dengan air untuk memisahkan residu dan poliol. Kemudian dipisahkan dengan sentrifuge. Lapisan atas berupa poliol diencerkan 1 ppm lalu diuji kandungan gliserolnya dengan alat GC-MS. Variabel dalam penelitian ini menggunakan variasi rasio selulosa/gliserol 1:3 (w/w) dan 1:4 (w/w) dengan waktu 1 jam, 2 jam 3 jam, 4 jam, 5 jam. Hasil analisis GCMS menunjukan kandungan gliserol yang diperoleh memberikan nilai tertinggi untuk rasio 1:3 pada waktu 1 jam dengan tinggi peak, yaitu 564146 dan nilai terendah pada waktu 5 jam dengan tinggi peak, yaitu 268265 dengan persamaan y = -73659x + 60716 dengan R²=0,933. Untuk rasio 1:4 kandungan gliserol tertinggi pada waktu 3 jam dengan tinggi peak, yaitu 621260 dan nilai terendah pada waktu 5 jam dengan tinggi peak, yaitu 564986. Dengan persamaan y= -10108x4-12771x3+55365x2-94901x+1E+06 dengan R²=1 dengan x adalah waktu dan y adalah tinggi peak.
Copyrights © 2017