Ribath Faruqi
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH WAKTU LIQUEFACTION TERHADAP KANDUNGAN GLISEROL PADA POLIOL DARI TISU DENGAN PELARUT GLISEROL Ribath Faruqi; Indra Budi Susetyo; Tri Yuni Hendrawati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selulosa merupakan Polimer alam berupa zat karbohidrat dengan rumus molekul (C6H10O5)n. Metode yang digunakan untuk menghasilkan poliol diantaranya hidrolisis, liquefaction, degradasi panas. Metode dalam penelitian ini adalah liquefaction. Selulosa direaksikan dengan gliserol dan katalis asam sulfat. Proses pemanasan menggunakan hot plate. Produk diencerkan dengan air untuk memisahkan residu dan poliol. Kemudian dipisahkan dengan sentrifuge. Lapisan atas berupa poliol diencerkan 1 ppm lalu diuji kandungan gliserolnya dengan alat GC-MS. Variabel dalam penelitian ini menggunakan variasi rasio selulosa/gliserol 1:3 (w/w) dan 1:4 (w/w) dengan waktu 1 jam, 2 jam 3 jam, 4 jam, 5 jam. Hasil analisis GCMS menunjukan kandungan gliserol yang diperoleh memberikan nilai tertinggi untuk rasio 1:3 pada waktu 1 jam dengan tinggi peak, yaitu 564146 dan nilai terendah pada waktu 5 jam dengan tinggi peak, yaitu 268265 dengan persamaan y = -73659x + 60716 dengan R²=0,933. Untuk rasio 1:4 kandungan gliserol tertinggi pada waktu 3 jam dengan tinggi peak, yaitu 621260 dan nilai terendah pada waktu 5 jam dengan tinggi peak, yaitu 564986. Dengan persamaan y= -10108x4-12771x3+55365x2-94901x+1E+06 dengan R²=1 dengan x adalah waktu dan y adalah tinggi peak.