Aspal Beton adalah lapisan pada konstuksi jalan raya, yang terdiri dari campuran aspal keras dan agregat yang bergradasi menerus, dicampur, dihampar dan dipadatkan dalam keadaan panas pada suhu tertentu.Tujuan penelitian ini antara lain mengetahui karakteristik pengujian marshall dengan kadar aspal Kabungka sebesar 3%, 5%, 7%, dan 9% dan mengetahui penyusunan campuran aspal AC-BC menggunakan batu kapur, dengan penambahan agregat batu kapur sebanyak 90% dan aspal Kabungka 10% dari agregat halus.Berdasarkan hasil analisis data pengujian agregat split, medium dan abu batu tidak memenuhi spesifikasi, Sedangkan pada nilai VFA, Stabilitas dan Marshall Quotient sedangkan pada nilai VMA, VIM, dan Flow berdasarkan grafik terjadi penurunan, dan pada Kadar optimum aspal campuran aspal Kabungka dengan kadar aspalĀ ganjil yang divariasikan dengan kadar aspal 5,0%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5%, menyebabkan nilai kadar aspal optimum meningkat sebesar 5,50%, 6,2% dan 6,30%, sedangkan untukĀ kadar aspal 3% tidak memenuhi standar.
Copyrights © 2018