Es batu merupakan produk pelengkap yang berfungsi sebagai pendingin minuman untuk dikonsumsi. Pengambilan sampel pada ke 16 kedai jajanan dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri coliform dan menentukan nilai kekeruhan pada es batu konsumsi disekitar kampus 3 UAD Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode MPN (Most Probable Number) dan metode turbidimetri. Parameter yang digunakan adalah mengidentifikasi keberadaan bakteri Coliform dan kekeruhan es batu. Hasil penelitian menunjukkan 16 sampel es batu dikedai jajanan positif mengandung bakteri coliform. Ada dua sampel yaitu sampel B dengan nilai kekeruhan 13 NTU dan sampel L dengan nilai kekeruhan 6 NTU memiliki nilai kekeruhan diatas batas maksimum yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan No. 492 / Menkes / IV / 2010.
Copyrights © 2019