cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Alam dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : 26850028     DOI : -
Jurnal Ilmu Alam dan Teknologi Terapan (JIAT) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas MIPA UAD. Jurnal akan diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan Mei dan November. Jurnal Ilmu Alam dan Teknologi Terapan terindeks Google Scholar. Semua naskah dalam jurnal ini akan direview oleh ahli di bidang terkait sebelum diterbitkan. Keseluruhan proses dalam penerbitan jurnal ini tidak dipungut biaya.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
IDENTIFIKASI KEBERADAAN BAKTERI COLIFORM DAN KEKERUHAN PADA ES BATU KONSUMSI DI KEDAI JAJANAN SEKITAR KAMPUS 3 UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN (UAD) YOGYAKARTA Yudhiyanti, Resti
Jurnal Ilmu Alam dan Teknologi Terapan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Es batu merupakan produk pelengkap yang berfungsi sebagai pendingin minuman untuk dikonsumsi. Pengambilan sampel pada ke 16 kedai jajanan dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan bakteri coliform dan menentukan nilai kekeruhan pada es batu konsumsi disekitar kampus 3 UAD Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode MPN (Most Probable Number) dan metode turbidimetri. Parameter yang digunakan adalah mengidentifikasi keberadaan bakteri Coliform dan kekeruhan es batu. Hasil penelitian menunjukkan 16 sampel es batu dikedai jajanan positif mengandung bakteri coliform. Ada dua sampel yaitu sampel B dengan nilai kekeruhan 13 NTU dan sampel L dengan nilai kekeruhan 6 NTU memiliki nilai kekeruhan diatas batas maksimum yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan No. 492 / Menkes / IV / 2010.
ANALISIS KESTABILAN LOKAL PADA MODEL MATEMATIKA KANKER SERVIKS AKIBAT HUMAN PAPILLOMAVIRUS (HPV) Puspitasari, Nurmaini
Jurnal Ilmu Alam dan Teknologi Terapan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit kronis yang menyerang bagian organ reproduksi wanita, tepatnya di daerah bagian bawah rahim. Penyakit ini disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV). Menurut World Health Organization (WHO), Indonesia ditempatkan sebagai negara dengan jumlah penderita kanker serviks terbanyak kedua di dunia. Model matematika menjadi salah satu solusi untuk menggambarkan penyebaran penyakit kanker serviks. Pada pemodelan kanker serviks penelitian ini populasi wanita dibagi menjadi empat sub populasi, yaitu sub populasi rentan (S), sub populasi terinfeksi HPV (I), sub populasi yang tidak terjangkit kanker serviks (U) dan sub populasi terjangkit kanker serviks (C). Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis model. Sistem persamaan yang terbentuk dianalisis melalui eksistensi titik ekuilibrium dan kestabilan lokal melalui proses linearisasi. Pada titik ekuilibrium bebas penyakit tidak stabil jika tidak memenuhi syarat tertentu. Hasil analis diilustrasikan melalui simulasi numerik, yang menghasilkan bahwa penyakit kanker serviks dalam populasi tersebut tetap ada.Kata Kunci: Model Matematika, Titik Ekuilibrium, Kestabilan Lokal, Kanker Serviks.
PENGENDALIAN ULAT GRAYAK BAWANG MERAH (S. exigua) MENGGUNAKAN EKSTRAK METANOL 70% DAUN PEPAYA (Carica papaya) DAN EKSTRAK ETANOL 70% UMBI GADUNG (Dioscorea hispida) Nengsih, Ratna
Jurnal Ilmu Alam dan Teknologi Terapan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

S. exigua  merupakan hama utama pada pertanian bawang merah dan pengendaliannya masih banyak menggunakan insektisida sintetik. Penelitian ini yaitu mengenai pengendalian ulat S. exigua secara alami menggunakan ekstrak metanol 70% daun pepaya dan esktrak etanol 70% umbi gadung. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan waktu tercepat menimbulkan infeksi terhadap larva S. exigua dan jumlah tertinggi larva S. exigua yang terinfeksi, menentukan waktu tercepat menimbulkan mortal terhadap larva S. exigua dan menentukan jumlah tertinggi larva S. exigua yang mortal, dan mengetahui efektivitas inesktisida ekstrak. Digunakan larva S. exigua pada instar 3 yang selanjutnya diberi pakan daun bawang merah segar yang sebelumnya telah disemprot menggunakan ekstrak daun pepaya dan ekstrak umbi gadung pada beberapa level konsentrasi. Hasil penelitian menunjukkan waktu tercepat menimbulkan infeksi terhadap larva S. exigua pada penggunaan ekstrak daun pepaya dicapai pada 30 menit sta dan jumlah larva S. exigua tertinggi yaitu sebanyak 46.67% pada konsentrasi 1.2% pada pengamatan 24 jam sta, sedangkan waktu tercepat menimbulkan infeksi pada penggunaan ekstrak umbi gadung dicapai pada 60 menit sta dan jumlah larva S. exigua tertinggi yaitu sebanyak 50% pada konsentrasi 1.2% pada 24 jam sta. Waktu tercepat menimbulkan mortal pada penggunaan ekstrak daun pepaya dicapai pada 24 jam sta dan jumlah larva S. exigua yang mortal tertinggi sebanyak 6.67% pada konsentrasi 1.2% pada pengamatan 24 jam sta, dan waktu tercepat menimbulkan mortal pada  penggunaan ekstrak daun pepaya dicapai pada 24 jam sta dan jumlah larva S. exigua yang mortal tertinggi sebanyak 6.67% pada konsentrasi 1.2% pada pengamatan 24 jam sta. Nilai efektivitas dari ekstrak daun pepaya pada konsentrasi 1.0% yaitu 3.33% dan pada konsentrasi 1.2% yaitu 6.67%, sedangkan nilai efektivitas pada ekstrak umbi gadung pada konsentrasi 1.2% yaitu 6.67%.
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK INFUSA DAUN DARI SEMBILAN JENIS SUKU PIPERACEAE TERHADAP Staphylococcus aureus dan Candida albicans Nursaidah, Dewi
Jurnal Ilmu Alam dan Teknologi Terapan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suku Piperaceae merupakan tanaman yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional oleh masyarakat diantaranya sebagai obat sariawan, batuk, dan antiseptik tradisional. Suku ini mengandung senyawa golongan alkaloid/amides, lignan, neolignan, dan terpenoid, beberapa seyawa turunan alkaloid yang berpotensi sebagai antimikroba. Penelitian ini menggunakan sembilan jenis suku Piperaceae yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional. Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mengetahui perbandingan aktivitas infusa suku Piperaceae sebagai antimikroba terhadap Staphylococcus aureus  dan Candida albicans. Ekstrak infusa yang digunakan yaitu daun sirih hijau (P.betle L.), sirih merah  (P. crocatum Ruiz& Pav.), lada (P. nigrum L.), kemukus (P. cubeba L.f), karuk (P. sarmentosum Roxb Ex Hunter.), cabe jawa (P. retrofractum Vahl.), sirihan (P. aduncum L.), suruh-suruhan (P. rivioides), suruhan (P. pellucida (L.) H.B.K.), amoxicillin sebagai kontrol positif untuk S.aureus, dan fluconazol sebagai kontol positif untuk C. albicans. Uji antimikroba menggunakan metode difusi sumuran (Cup plate diffusion). Hasil penelilitian menunjukkan ekstrak infusa daun dari sembilan jenis suku Piperaceae yang paling baik sebagai antimikroba terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan jamur Candida albicans adalah ekstrak infusa daun sirih hijau (P. betle) dengan masing-masing diameter zona hambat sebesar 46,53 mm dan 19,08 mm.
PENDEKATAN FORMULA ITO PADA PERSAMAAN DIFERENSIAL STOKASTIK Arivianti, Kharizma
Jurnal Ilmu Alam dan Teknologi Terapan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persamaan diferensial merupakan salah satu alat yang banyak digunakan dalam model matematika dan analisis dalam sistem dinamik, tidak hanya berlaku pada model deterministik namun juga berlaku pada model stokastik. Persamaan Diferensial Stokastik (PDS) dapat diselesaikan dengan metode integral stokastik yang diadopsi dari penjumlahan Riemann-Stieljes. Pada penelitian ini akan dilihat bagaimana formula Ito bekerja dalam persamaan diferensial stokastik, karena pada integral Ito terdapat aproksimasi jumlahan Riemann yang merupakan penyelesaian PDS. Tujuan pada penelitian ini yaitu membentuk model persamaan diferensial stokastik dan menyelesaikannya menggunakan integral Ito.Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa studi pustaka dengan mengkaji dan mengembangkan literatur yang berhubungan dengan adanya gerak Brown, lemma Ito pada persamaan diferensial stokastik.Hasil dari penelitian ini yaitu membentuk persamaan diferensial stokastik secara umum yang kemudian diselesaikan menggunakan formula Ito. Selanjutnya dengan model tersebut dapat disimulasikan pada model harga saham yang pada penelitian ini digunakan contoh kasus saham bank BCA. Hasil simulasi yang dibentuk dijelaskan pada sebuah grafik menjelaskan pergerakan harga saham BCA untuk periode 1 tahun mengikuti proses gerak Brown yang dimulai dengan harga saham awal sebesar  dengan menggunakan hasil penyelesaian persamaan diferensial stokastik untuk simulasi pada model harga saham.Kata kunci : Gerak Brown, Formula Ito, Persamaan Diferensial Stokastik.
Analisis Value at Risk dengan Menggunakan Model Autoregressive Conditional Heteroscedastic (ARCH) (Studi Kasus Indeks Harga Saham Gabungan) Mujiburrochman, Rizqi
Jurnal Ilmu Alam dan Teknologi Terapan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis volatilitas dan Value at Risk, data yang digunakan data harian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Data runtun waktu seperti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mempunyai sifat heteroskedaktis pada variansi pada tiap waktu (volatilitas). Pemodelan terhadap variansi akan menghasilkan penduga-penduga yang lebih akurat dan kemampuan untuk menganalisa risiko. Penelitian ini menggunakan metode AR dan MA, untuk variansi dapat diperoleh dengan menyusun sebuah runtun waktu dengan menggunakan model ARCH. Pemilihan model terbaik berdasarkan pertimbangan kriteria kelayakan model dengan AIC dan BIC. Hasil dari penelitian ini berupa model terbaik yang digunakan untuk mengatasi masalah volatilitas IHSG adalah ARCH(7).Model yang didapat digunakan untuk mengestimasi return dan mengestimasi volatilitas. Besarnya risiko diketahui dengan mengembangkan sebuah penduga Value at Risk(VaR). Hasil Value at Risk yang didapat sebagai berikut 1 hari=0.01092901, 5 hari=0.01291141, 10 hari=0.01357979, 15 hari=0.01410186, 20 hari=0.01427367, 25 hari=0.01437359 dan 30 hari=0.01441206. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa semakin lama waktu berinvestasi pada saham IHSG, risiko yang ditimbulkan akan semakin besar.Kata kunci: Return, Volatilitas, Indeks Harga Saham Gabungan, ARCH, Value at Risk.
RANCANG BANGUN INSTRUMEN UNTUK PENENTUAN KOEFISIEN VISKOSITAS ZAT CAIR MENGGUNAKAN MESIN ATWOOD TERMODIFIKASI DAN TEROTOMATISASI Trisnawati, Ervina
Jurnal Ilmu Alam dan Teknologi Terapan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penentuan koefisien viskositas fluida baik cair maupun gas terkadang menghasilkan koefisien viskositas yang jauh lebih besar dari acuan. Oleh sebab itu dirancang suatu instrumen untuk menentukan koefisien viskositas zat cair menggunakan mesin Atwood termodifikasi dan terotomatisasi guna mendapatkan hasil yang lebih mendekati koefisien viskositas acuan. Instrumen tersebut dilengkapi dengan Rotary Encoder serta mikrokontroler Nano Arduino yang dapat dihubungkan ke komputer atau laptop melalui USB sebagai sistem otomatisasi untuk mendapatkan kecepatan terminal (terminal velocity) dari sistem gerak yang terjadi pada mesin Atwood yang telah dimodifikasi. Cairan yang diukur koefisien viskositasnya yaitu Aquades, Sorbitol, dan Gliserin. Viskositas ketiga cairan tersebut diukur menggunakan dua variasi beban yang jatuh bebas kedalam cairan yaitu bola II (diameter 17,96 mm, massa 23,90 gram) dan bola III (diameter 19,88 mm, massa 32,71 gram). Koefisien viskositas Aquades diukur menggunakan bola II dan III berturut-turut adalah 0,21 kg/m.s dan 0,14 kg/m.s, koefisien viskositas Sorbitol menggunakan bola II adalah 0,37 kg/m.s dan menggunakan bola III adalah 0,26 kg/m.s. Koefisien viskositas Gliserin berturut-turut menggunakan bola II dan III adalah 1,67 kg/m.s dan 1,42 kg/m.s. Untuk cairan Sorbitol dan Gliserin didapatkan koefisien viskositas yang mendekati nilai acuan sedangkan pada cairan Aquades terdapat perbedaan yang signifikan dengan acuan hal tersebut dikarenakan kecepatan bola jatuh bebas dalam cairan tersebut telalu tinggi sehingga sensor yang ada pada rotary encoder tidak membaca perputaran katrol dengan tepat.Kata kunci : Viskositas, Aquades, Sorbitol, Gliserin, terminal velocity.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2019 2019