Manajemen pembinaan guru memberikan implikasi rendahnya kualitas dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran. Manajemen pembinaan guru dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran di SMA Negeri 3 dan SMA Negeri 13 Kabupaten Tangerang. Kebijakan, strategi, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembinaan guru serta perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi standar proses. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan studi dokumen. Analisis data menggunakan teknik analisis data kasus individu (individual cases) dan analisis data lintas kasus (cross-cases analysis). Berdasarkan hasil temuan manajemen pembinaan guru memiliki kesamaan dan berjalan dengan baik. Kebijakan pembinaan guru berasal dari kesadaran kepala sekolah mengenai pentingnya peranan guru dalam menentukan mutu proses pembelajaran. Strategi kepala sekolah dalam peningkatan kompetensi kepribadian dan sosial guru dilakukan secara internal di sekolah dengan cara memotivasi, penghargaan bagi guru berprestasi, pengawasan atau supervisi terhadap kinerja guru.
Copyrights © 2019