Sebagai upaya untuk mengatasi masalah pembelajaran matematika di atas adalah melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Di Indonesia dikenal dengan istilah Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). RME dikembangkan di Belanda oleh Hans Freudenthal pada tahun 1971 (Yuwono, 2001). Menurut Freudenthal (Hadi, 2005 : 20) pembelajaran matematika harus dihubungkan dengan kenyataan yang berdekatan dengan peserta didik, dan relevan dengan kehidupan masyarakat agar memiliki nilai manusiawi. Penekananya pada materi matematika harus dapat ditransmisikan sebagai aktivitas manusia ( human activity ) dan memberikan kesempatan pada peserta didik untuk menemukan/menciptakan kembali matematika melalui praktek ( doing it ). Sehingga pendidikan matematika sebagai suatu aktivitas dalam proses matematisasi.Tulisan ini mendeskripsikan implementasi pembelajaran matematika realistik pada materi luas lingkaran, didalamnya memuat langkah-langkah pembelajaran dengan mengintegrasikan prinsip- prinsip dan karakteristik pembelajaran matematika realistik. Kata Kunci : Matematika Realistik, LuasLingkaran
Copyrights © 2015