Pandangan yang melekat pada sebagian besar pelayanan publik diIndonesia salah satunya dikarenakan masih kurangnya profesionalismepetugas pada organisasi pelayanan. Kenyataan ini menuntut perhatian yangkhusus pada para pegawai terutama yang bertugas langsung dalam penyediaanpelayanan publik. Pengelolaan pegawai yang tepat atau sesuai dengankompetensi yang dimiliki juga menjadi keharusan bagi organisasi penyediapelayanan publik.Pemberian pelayanan tidak akan berjalan dengan baik apabila tidakdidukung oleh pegawai yang memiliki kemampuan yang baik di bidang jasapelayananan yang disediakan. Bagi aparatur pelayanan yang perlu mendapatperhatian adalah orang yang sangat puas akan mempunyai ikatan emosionaldengan suatu produk, dan ini menyebabkan loyalitas pelanggan menjaditinggi. Oleh karena itu, aparatur pelayanan dihadapkan pada tantanganmembangun budaya organisasi, yaitu agar semua orang yang berada dilingkungan organisasi bertujuan untuk memuaskan pelanggan.Pelayanan publik menjadi salah satu indikator dalam menentukankeberhasilan pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan. Salah satudiantaranya adalah penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu dalampengurusan perizinan. Pelayan terpadu satu pintu dimaksudkan untukmenyederhanakan birokrasi sehingga lebih efektif dan efisien. Sehinggapublik merasakan pelayanan yang mudah, murah dan memuaskan.Kata Kunci: Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Reformasi Birorasi Birokrasi
Copyrights © 2019