cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Al-Ashlah
Published by STAI Ma'arif Jambi
ISSN : 2581107X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Al-Ashlah adalah Jurnal dengan Kajian Islamic Studies mencakup keilmuan ke-Islaman secara umum yaitu pendidikan agama Islam, hukum keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syaraih, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Ilmu Al Qur'an Tafsir dan Bimbingan Konseling Islam berdasarkan hasil kajian penelitian atau tulisan ilmiah berdasarkan studi kepustakaan. Jurnal Al-Ashlah diterbitkan oleh STAI Ma'arif Jambi dengan dasar menyampaikan prinsip-prinsip Ahlisunnah Waljama'ah.
Arjuna Subject : -
Articles 59 Documents
PENDIDIKAN MADRASAH SUATU MODEL PENDIDIKAN INTEGRALISTIK Lubis, Ali Musa
Jurnal Al-Ashlah Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STAI Maarif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu problem pendidikan di Indonesia adalah pendidikan yang masih bersifat dikhotomik – sekularistik. Corak pendidikan ini seperti ini telah berdampak negatif pembangunan manusi seutuhnya. Secara konsepsional, madrasah telah memberikan model pendidikan yang dapat mengatasi dikhotomi pendidikan, meskipun dalam prakteknya masih memerlukan penyempurnaan. Tulisan ini memaparkan integrasi pendidikan model madrasah. Kata Kunci : Madrasah, mengatasi, dikhotomi Pendidikan
Transforming Leadership : Penerapannya dalam Kepemimpinan Kepala Madrasah Sumarto, DR. Sumarto
Jurnal Al-Ashlah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : STAI Maarif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transforming Leadership merupakan gaya kepemimpinan yang mentransformasikan kepemimpinannnya kepada pengikutnya dalam hal ini kepala madrasah mampu mentransformasikan segala bentuk ide dan gagasannya kepada para anggotanya yaitu seluruh warga madrasah dengan mengutamakan pemberian kesempatan dan atau mendorong semua unsur yang ada di madrasah untuk bekerja atas dasar sistem nilai yang luhur, sehingga semua unsur yang ada di madrasah (guru, siswa, staf pengajar dan staf lainnya, orang tua siswa, masyarakat dan sebagainya) bersedia, tanpa paksaan, berpartisipasi secara optimal dalam rangka mencapai tujuan madrasah.Ada ciri-ciri dominan seorang yang berhasil menerapkan gaya kepemimpinan transformasional. Ciri-ciri dimaksud sebagai berikut: Pada setiap proses transformasional, keberhasilan seorang pimpinan sebagian akan tergantung kepada sikap, nilai, dan keterampilannya. Pemimpin transformasional yang efektif mempunyai atribut-atribut sebagai berikut: mereka melihat diri mereka sendiri sebagai agen perubahan, mereka adalah pengambil resiko yang berhati-hati, mereka yakin pada orang-orang dan sangat peka terhadap kebutuhan-kebutuhan mereka, mereka mampu mengartikulasikan sejumlah nilai inti yang membimbing perilaku mereka, mereka fleksibel dan terbuka terhadap pelajaran dan pengalaman, mereka mempunyai keterampilan kognitif, mereka memiliki keyakinan pada pemikiran yang berdisiplin dan kebutuhan akan analisis masalah yang hati-hati dan mereka adalah orang-orang yang mempunyai visi yang mempercayai instuisi mereka.Kata Kunci: Transforming Leadership dan Kepala Madrasah
Urgensi Pembukaan Unit Layanan Pendidikan Bimbingan dan Konseling (BK) di Setiap Program Studi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Pendidikan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Hidayat, Hidayat; sumarto, Sumarto
Jurnal Al-Ashlah Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STAI Maarif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembukaan Unit Layanan Pendidikan Bimbingan dan Konseling bagi paramahasiswa adalah bahagian besar dalam mengembangkan karir dan menyelesaikanmasalah para mahasiswa serta mencegah terjadinya masalah. Setiap manusia pastimelakukan Proses, karena Proses adalah bagian yang sangat penting bagi kehidupan.Tanpa adanya Proses penyampaian pesan yang berasal dari pikiran dan hati tidakakan tersampaikan, tetapi sebaliknya dengan adanya Proses pesan yang ada di dalampikiran dan hati dapat tersampaikan, sehingga menimbulkan kesamaan makna dan tujuantercapai dengan baik. Begitu juga upaya Proses konselor dalam menyelesaikan masalahkonseli. Oleh karena itu Proses konseling dapat menjadi suatu kajian yang sangat pentinguntuk diteliti.Program kegiatan organisasi kemahasiswaan di UIN Jambi mencakup aspekkegiatan, yaitu: Bidang Keagamaan. Kegiatan keagamaan dimaksud untuk meningkatkanketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa di samping menyiarkan agama. Kegiatantersebut meliputi antara lain Peringatan Hari-hari Besar Islam, kegiatan keagamaanberbentuk upacara/peringatan, ceramah, penataran, baik bersifat internasional, nasional,regional maupun lokal. Bidang Penalaran dan Idealisme. Kegiatan penalaran ini dimaksuddapat meningkatkan dan mengembangkan daua penalaran untuk menunjang prosesterbentuknya sikap ilmiah, kreatifitas dan sikap profesional serta menambah pendalamandan perluasan keislaman. Kegiatan ini meliputi diskusi ilmiah, seminar, simposium,lokakarya, baik yang bersifat internasional, nasional, regional/ institut maupun lokal/fakultas.Bidang Kepemimpinan dan Loyalitas teherhadap Almamater, Agama, Bangsadan Negara. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilanserta membentuk sikap kepribadian dan kepemimpinan, sehingga pada akhirnya nantidiharapkan dapat menjadi pemimpin yang baik sesuai dengan ajaran Islam dan Pancasila.Kegiatan ini meliputi antara lain Pelatihan Kepemimpinan mahasiswa baik tingkatnasional (PKM Nasional), PKM tingkat menengah (Institut) dan PKM tingkat dasar(Fakultas). Aspek Pemenuhan Bakat dan Minat Mahasiswa. Kegiatan ini dikasudkansebagai upaya menampung dan menyalurkan serta menggembangkan semua potensipositif yang berkaitan dengan bakat dan minat mahasiswa dalam rangka mewujudkankeseimbangan antara aspek rasional dan aspek emosional. Kegiatan pada aspek inimeliputi bidang olah raga dan seni.Kata Kunci: Unit Layanan Pendidikan BK, FITK UIN STS Jambi
STRATEGI PENGEMBANGAN SDM BERBASIS KARAKTER (Studi SMA Negeri 2 Plus Panyabungan Kab. Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara) Kasman, Kasman
Jurnal Al-Ashlah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : STAI Maarif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter di sekolah direncanakan, dilaksanakan dan diintegrasikan dalam pembelajaran pada setiap mata pelajaran. Materi pembelajaran yang berkaitan dengan norma atau nilai-nilai pada setiap mata pelajaran perlu dikembangkan. Dengan membuat silabus yang memuat nilai nilai dasar pendidikan karakter yang terintegrasikan ke dalam setiap mata pelajaran, maka setiap guru mempunyai beban dan bertanggung jawab dalam pendidikan karakter terhadap perkembangan siswa. Oleh sebab itu, pembelajaran nilai-nilai karakter tidak hanya pada tataran kognitif, tetapi menyentuh pada internalisasi, dan pengamalan nyata dalam kehidupan siswa sehari-hari.SMA Negeri 2 Plus Panyabungan adalah salah satu sekolah yang unggul dan pavorit di kabupaten Mandailing natal, ini terlihat dari out put lulusan dapat besaing masuk perguruan tinggi negeri yang tersebar di sumatera dan pulau jawa. Dengan demikian disaat penerimaan siswa baru diawal tahun pembelajaran siswa-siswa alumni SMP, MTs, negeri dan swasta yang ada di kabupaten mandailing Natal berlomba untuk ikut mendaftarkan diri, namun dengan seleksi tes masuk yang ketat dan mengutamakan kualitas, maka setiap angkatannya hanya menampung 60 siswa baru, dengan ketentuan 20 orang siswa reguler yang dibiayai pemerintah daerah dan 40 orang siswa yang sifatnya mandiri. Siswa-siswi yang tertampung di SMA Negeri 2 Plus Panyabungan diwajibkan untuk masuk asrama selam menyelesaikan studinya, inilah slah satu keunggulan SMA Negeri plus Panyabungan. Dengan sistem asrama tersebut siswa-siswi dapat dibina dan ditanamkan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, sosial dan dapat menempa sumber daya manusia yang berkarakter. Kata Kunci: Strategi, SDM dan Karakter
Analisis Kepemimpinan Nabi Musa Nasution, Rahmat Nasution
Jurnal Al-Ashlah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : STAI Maarif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nabi Musa tercatat dalam sejarah sebagai pemimpin yang memilikisemangat patriotisme yang luar biasa. Selain peristiwa kelahirannya sesuatu yangunik dan mengharukan tetapi juga perjuangannya menghadapi seorang manusiayang mengakui dirinya sebagai tuhan merupakan catatan sejarah yang tidak bolehdilupakan. Oleh sebab itu menjadi menarik untuk dibahas dalam sebuah tulisanyang menceritakan sejarah Nabi Musa dikaitkan dengan analisis kepemimpinandalam melawan kezaliman di permukaan bumi ini. Seperti apa sesungguhnyakepemimpinan yang diimplementasikan Nabi Musa dalam memimpin umatnyauntuk meruntuhkan kerajan Fir’aun menjadi pembahasan yang urgen terutamabagi yang memiliki ketertarikan dalam mengkaji tokoh yang memiliki modelkepemimpinan yang dapat dicontoh oleh mereka yang terjun dalam duniakepemimpinan. Tulisan ini mencoba menganalisis bagaimana sesungguhnyamodel kepemimpinan Nabi Musa dalam menghadapi kekuatan kerajaan Fir’aun.Kata kunci: sejarah, kepemimpinan, analisis
KESENIAN TARI BADUI DI DUSUN SEMAMPIR, D.I. YOGYAKARTA (Kajian Sejarah-Budaya: Kontribusonya Bagi Masyarakat) Nst, Nur Aminah
Jurnal Al-Ashlah Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STAI Maarif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji kontribusi kesenian tari Badui bagi masyarakat Dusun Semampir, Desa Tambakrejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Tema ini masih dipandang penting mengingat upaya melakukan dakwah Islam salah satunya dengan seni, sebagaimana yang selalu dicontohkan dan diterapkan oleh Wali Songo di masa lalu. Kajian ini didasarkan kepada riset lapangan terhadap kesenian tari Badui di Dusun Semampir dengan mewawancarai orang-orang yang terkait dengan kajian ini dan tulisan-tulisan lain yang relevan. Hasil kajian sederhana ini menunjukkan bahwa kesenian tari Badui ini memiliki kontribusi yang sangat berharga bagi masyarakat Dusun Semampir. Kesenian ini telah memperbaharui pengetahuan masyarakat yang sebelumnya tidak begitu respon terhadap praktek keagamaan secara berkelompok, serta menambah khasanah keilmuan bagi pembaca pada umumnya, dan penulis khususnya. Kata kunci: Kesenian tari Badui, Dusun Semampir, Kontribusi.
AKTUALISASI NILAI-NILAI HAM DALAM DUNIA PENDIDIKAN ISLAM Bahri, Samsul
Jurnal Al-Ashlah Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : STAI Maarif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini membuktikan bahwa dalam lintasan sejarah HAM telah dimulai di dunia Islam,hal ini terbukti baik secara teologi maupun secara empiris dan telah mempelopori dan menyumbangpada konsep hak asasi manusia, HAM dalam Islam baik yang terdapat dalam Al-Qur’an maupunHadis Nabi yang menunjukkan betapa Islam sarat dengan nilai-nilai HAM. Fakta teologis danempiris adalah piagam Madina dan deklarasi Kairo telah membuktikan kehadiran Islam merupakankonsep pembebasan manusia dari berbagai bentuk penindasan hak asasi manusia.Tradisi budaya Jahiliyah yang melegitimasi perbudakan, diskriminasi rasial, diskriminasiterhadap wanita atas (seperti keyakinan terhadap latta dan uzza) dikikis oleh Islam. Kajian ini jugamenemukan Fakta empiris aktualisasi nilai-nilai HAM dalam pendidikan Islam belum berjalansepenuhnya, hal ini terbukti dengan adanya model pengajaran gaya bank yang banyak mengebiripotensi kreativitas peserta didik yang membawa ke arah pengajaran feodalistik otoriter di manapeserta didik seperti tabula rasa, kerta putih kosong yang harus di isi, oleh karena itu faktaempiriknya, pertarungan kedua model pengajaran ini, masih sangat didominasi oleh modelpengajaran ala gaya bank.Olehnya itu, kajian ini memberikan solusi agar model pengajaran hadap masalah menjadipilihan para pengajar karena model ini mampu membangun kreativitas peserta dan demokratisasidalam pembelajaran. Dengan model tersebut pendidikan dapat mengembang misi memanusiakanmanusia, atau peserta didik serta mampu mencetak generasi-generasi yang berkualitas baik secarakeilmuan, maupun moral dapat terwujud.Kata Kunci: aktualisasi nilai-nilai HAM, Pendidikan Islam
Hadis Gharib Pengenalan dan Pemahamannya Amran, H. Amran, Ph.D
Jurnal Al-Ashlah Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STAI Maarif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Referensi dan legislasi kedua setelah al-Qur’an menurut konsensus para Islamolog adalah Hadis. Hadis yang merupakan ungkapan dan tutur kata Nabi s.a.w dalam perkembangannya terkadang ummat Islam merasa kesulitan untuk memahami karena adanya kejanggalan-kejanggalan. Hal ini sangat mungkin saja terjadi mengingat perbedaan masa yang sangat jauh antara kita dengan masa Nabi s.a.w. Dari sinilah muncul sebuah kajian yang mengupas tentang kata-kata asing dan janggal dalam hadis yang lebih dikenal dengan Ilmu Gharib al-Hadis. Analisi ilmu ini terfokus kepada makna mufradat (kosa kata). Karena logikanya dalam memahami sebuah teks hadis, sasaran akhirnya adalah pengetahuan tentang makna. Kata Kunci: Hadis, kata, Gharib
Manajemen Efektif Pondok Pesantren Suprihatin, Suprihatin
Jurnal Al-Ashlah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : STAI Maarif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suprihatin: Manajemen Efektif Pondok Pesantren. Pesantren adalah lembaga pendidikan Islam yang asli Indonesia, yang pada saat ini merupakan warisan kekayaan bangsa Indonesia yang terus berkembang. Kunci kesuksesan sebuah lembaga pendidikan terletak pada bagaimana manajemennya.Manajemen pendidikan merupakan sebuah proses pelaksanaan untuk mengkoordinasikan berbagai sumber daya pendidikan.Manajemen adalah sebagai proses merencana mengorganisasi, memimpin dan mengendalikan upaya organisasi dengan segala aspeknya agar tujuan organisasi tercapai secara efektif dan efisien.Penyelenggaraan manajemen pendidikan pesantren memiliki nilai sama pentingnya dengan upaya menjaga estafet kepemimpinan. Untuk itu, kyai harus menguasai ilmu keislaman, mengetahui tugas-tugas manajerial, sekaligus ilmu keduniaan yang menjadi tuntutan perkembangan zaman.Intisari manajemen ada pada kepemimpinan dan intisari kepemimpinan ada pada keputusan. Kyai sebagai manajer puncak bertugas menentukan sasaran dan kebijakan, memberikan bimbingan dan pengarahan, serta menentukan setandar kinerja. Ustad senior sebagai manajer madya mengemban tugas: menginterpretasikan dan menjelaskan kebijakan manajer puncak, berpartisipasi dalam membuat keputusan yang operasioanal, dan melatih manajer tingkat bawah. adapun ustad junior sebagai manajer tingkat bawah memiliki tugas merencanakan sehari-hari, membagi tugas pada para anggota, melakukan pengawasan dan pengendalian kegiatan bawahannya, mengatur material, peralatan, dan perlengkapan, serta memelihara disiplin.Kata Kunci: Manajemen Efektif, Pondok Pesantren
PENANAMAN BUDAYA RELIGIUS BERBASIS MULTIKULTURAL DALAM MEMBENTUK AKHLAK MULIA SISWA Suprihatin, Suprihatin
Jurnal Al-Ashlah Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STAI Maarif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya religius merupakan sekumpulan nilai agama yang melandasi perilaku, tradisi,kebiasaan, dan simbol-simbol yang dipraktekkan oleh masyarakat termasuk di sekitar sekolah(warga sekolah). Maka dari itu, dapat dikatakan mewujudkan budaya religius di sekolahmerupakan salah satu upaya untuk menginternalisasikan nilai keagamaan ke dalam diri pesertadidik.Budaya religius menjadi salah satu metode pendidikan nilai yang komprehensif karenadalam perwujudannya terdapat penanaman nilai, pemberian teladan, dan penyiapan generasimuda agar dapat mandiri dengan mengajarkan dan memfasilitasi pembuatan-pembuatankeputusan moral secara bertanggung jawab dan keterampilan hidup yang lain. Dan Pendidikanmultikultural merupakan wadah yang afektif di dalam mengembangkan akhlakseseorang.Pendidikan mutikultural lebih mengasah lahirnya akhlak mulia dari manusiaIndonesia.Kata Kunci: Budaya Relegius, Multikultural