NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam
Vol 16, No 1 (2019)

Best Practice Pembelajaran Toleransi (Implementasi Kajian Tematik Hadith Al-Adyan Bagi Kerukunan Umat Beragama)

Afandi, Akhmad Jazuli ( Universitas Islam Negeri Sunan Ampel)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2019

Abstract

Toleransi dalam Islam merupakan persoalan yang menarik dan penting untuk dikaji, karena banyak di kalangan umat Islam yang memahami toleransi dengan pemahaman yang kurang tepat. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang mendalam tentang bagaimana sesungguhnya konsep toleransi dalam Islam. Khususnya konsep-konsep toleransi yang terdapat dalam hadith-hadith Nabi. Implementasi atas kajian terhadap hadis-hadis yang bertemakan hubungan antara muslim dengan non-muslim juga dapat mewujudkan rasa toleransi dan mampu memicu terjadinya sinkronisasi kehidupan antar umat beragama sehingga terciptalah suasana beragama yang rukun tanpa adanya intimidasi antar satu agama dengan agama lain. Toleransi dalam Islam bukan berarti bersikap sinkretis (proses perpaduan dari beberapa paham-paham atau aliran-aliran agama atau kepercayaan). Akan tetapi sikap toleransi dalam Islam merupakan sikap menghargai dan menghormati keyakinan dan agama lain di luar Islam, bukan menyamakan atau mensederajatkannya dengan keyakinan Islam itu sendiri. Jadi, ada batas-batas bersama yang boleh dan tak boleh dilanggar. Inilah esensi toleransi di mana masing-masing pihak untuk mengendalikan diri dan menyediakan ruang untuk saling menghormati keunikannya masing-masing tanpa merasa terancam keyakinan maupun hak-haknya.(Tolerance in Islam is an interesting and important issue to study, because many of the Muslims understand tolerance with inappropriate understanding. Therefore, an in-depth study of the concept of tolerance in Islam is needed. Especially the concepts of tolerance contained in prophetic hadiths. The implementation of the study of hadiths with the theme of the relationship between Muslims and non-Muslims can also create a sense of tolerance and be able to trigger synchronization of inter-religious life so as to create a harmonious religious atmosphere without intimidation between one religion with another religion. Tolerance in Islam does not mean being syncretic (a process of combining several religious or belief ideals or schools). However, tolerance in Islam is an attitude of respect and respect for other faiths and religions outside of Islam, not equating or equaling them with Islamic beliefs themselves. So, there are common boundaries that may and should not be violated. This is the essence of tolerance where each party is in control of themselves and provides space to respect each other's uniqueness without feeling threatened by their beliefs or rights.) 

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

nuansa

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam (ISSN 1907-7211 and Online-ISSN 2442-8078) is published biannually by centre for research and community service (P3M), Pamekasan State of Islamic college. It is published on June and December. The journal put emphasis on aspects related to ...