Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kendari yang terdiri dari 11 kelas paralel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara simple random sampling. Data diperoleh menggunakan lembar observasi dan instrumen berupa tes kemampuan berpikir kreatif matematis. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan: (1) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa sebelum diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah memiliki nilai rata – rata 39,01. Varians dan std. deviasi masing-masing sebesar 310,13 dan 17,61; (2) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa setelah diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah memiliki nilai rata – rata 48,86. Varians dan std. deviasi masing-masing sebesar 533,33 dan 23,09; (3) model pembelajaran berbasis masalah memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kendari.
Copyrights © 2018