Game sudah menjadi sebuah gaya hidup di era millinium di semua usia. Munculnya game on line dan off-line diharapkan akan menjadi wahana refreshing dan entertainmen (hiburan) bagi semua kalangan. Di satu sisi game on line dinilai memberikan shock absorber (peredam) kegalauan dan kepenatan manusia modern di tengah tekanan ekonomi, psikologis, budaya dan benturan nilai – nilai. Namun munculnya game ternyata juga membawa dampak negatif bagi kaum pelajar. Keluhan dari orang tua dan guru tentang gejala – gejala yang nampak pada diri siswa yang kecanduan game seperti kemalasan belajar, menarik diri dari pergaulan, gampang terpancing emosi dan buruknya interaksinya dengan sekitarnya menarik peneliti untuk melakukan kajian sederhana tentang sejauh mana pengaruh negatif yang ditimbulkan oleh game online terhadap moralitas siswa. Game juga membawa dampak positif dan negatif namun dampak negatif lebih banyak dari pada dampak positifnya. Islam menilai bermain game yang dapat mengganggu kewajiban seseorang dalam beribadah dan merusak kehidupan sosialnya. Diperkuat dengan pendapat para Ulama tentang masalah ini
Copyrights © 2018