Data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat tahun 2018 sebanyak 21,8 persen penduduk dewasa di Kalbar mengalami obesitas. Kejadian obesitas di Kubu Raya sebesar 5,2 persen. Berdasarkan hasil survei awal yang peneliti lakukan pada bulan Juli 2017 pada ibu-ibu petani jagung di Desa Rasau Jaya I, diambil untuk observasi awal berjumllah 10 sampel diperoleh 7 orang (70%) mengalami obesitas menggunakan IMT (Data Primer, 2018). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asupan makanan dan aktifitas fisik dengan kejadian obesitas pada ibu-ibu petani jagung di Desa Rasau Jaya 1.Penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini pada ibu-ibu petani jagung di Desa Rasau Jaya 1 yang mengikuti kelompok tani yang sampai saat ini berjumlah 22 kelompok dengan jumlah peserta 518 orang, dengan jumlah sampel diambil sebanyak 70 orang. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chi Square.Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan asupan lemak (p=0,000;PR=2,017), karbohidrat (p=0,007;PR=1,825) dan durasi tidur (p=0,000;PR=1,944), dengan kejadian obesitas pada ibu-ibu petani jagung di Desa Rasau Jaya 1, serta tidak ada hubungan antara asupan protein serat, dan aktivitas fisik, dengan kejadian obesitas pada ibu-ibu petani jagung di Desa Rasau Jaya 1.Diharapkan tenaga kesehatan memberikan penyuluhan mengenai bahaya obesitas dan responden memperhatikan, jenis-jenis makanan yang banyak mengandung lemak yang dikonsumsi dapat didapat dari sumber nabati (tumbuhan) dan hewani (hewan).
Copyrights © 2019