Terjadi bencana adalah peristiwa atau musibah yang mengancam atau mengganggu kenyamanan masyarakat dalam beraktifitas, bencana disebabkan faktor alamiah atau faktor manusiawi. Bencana dapat mengakibatkan terjadi korban jiwa, harta dan benda serta rusak lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak trauma pada manusia. Bencana dikategorikan ada 3 (tiga), yaitu bencana alam, bencana sosial dan bencana non alam. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui ketersediaan dan kelengkapan, kondisi serta kesesuaian antara penggunaan dan fungsi jalur penyelamatan pada Bangunan Gedung Rektorat Universitas Teuku Umar berdasarkan peraturan yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kuantitatife. Data yang dipakai berupa data primer dan sekundere, yang diambil dengan cara penyebaran kuisioner, observasi dan pengamatan secara langsung. Pertanyaan melalui kuisioner diolah menggunakan software SPSS-23. Sedangkan data dari hasil observasi dan pengamatan secara langsung, diolah melalui analisa deskripsi sesuai hasil lapangan. Semua pertanyaan valid memiliki nilai korelasi lebih besar dari nilai product moment/r tabel 0,361. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan dan kelengkapan jalur penyelamatan pada Gedung Rektorat Universitas Teuku Umar belum terpenuhi untuk fungsi sosial sebagai gedung kampus. Kondisi penyelamatan pada Gedung Rektorat Universitas Teuku Umar masih sangat minim, dan faktor penyebab terkendala karena kurangnya pemahaman tentang kebijakan pemerintah berdasarkan Permen PU No 26/RPT/M/2008 tentang Teknis Sistem Sarana Penyelamatan pada Bangunan Gedung dan Lingkungannya.
Copyrights © 2018