Harmonia: Journal of Research and Education
Vol 7, No 2 (2006)

Bangkitnya Kembali Kesenian Tradisional Rakyat sebagai Warisan Budaya Nenek Moyang di Bukit Menoreh Bhumi Sabhara Budhara (The Re-animation of the Traditional Folk Arts as the Ancestors Cultural Heritage at Bukit Menoreh Bhumi Sambhara Budhara)

Handayani, Conny (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Jul 2011

Abstract

Seni Tradisional Rakyat atau Traditional Folk Arts akhir-akhir ini tidak lagipopuler di kalangan anak-anak muda. Penghambat utama adalah kemajuantehnologi media yang berupa radio, tv, video, vcd dan sebagainya. Sebagianbesar anak muda Indonesia baik di desa dan terutama di perkotaan cenderungmendengarkan/menonton program yang berbau kebarat-baratan atau musikirama dangdut yang lebih dinamis dan variatif. Namun kaum muda di daerahperbukitan Menoreh di Bhumi Sambhara Budhara tidak tergoyahkan olehkemajuan zaman maupun kemajuan tehnologi media. Mereka tetap mencintaiKesenian Tradisional Rakyat Warisan Budaya Nenek Moyangnya. Merekaterus berusaha melestarikannya, bahkan terus berkreasi danmempertahankannya tanpa mempedulikan krisis ekonomi yangberkepanjangan dan melanda pedesaan saat ini.Kata kunci: Kesenian Tradisional Rakyat, Warisan, Nenek Moyang

Copyrights © 2006






Journal Info

Abbrev

harmonia

Publisher

Subject

Arts Education

Description

Harmonia: Journal of Arts Research and Education is published by Departement of Drama, Dance, and Music, Faculty of Language and Arts, Universitas Negeri Semarang in cooperation with Asosiasi Profesi Pendidik Sendratasik Indonesia (AP2SENI)/The Association of Profession for Indonesian Sendratasik ...