Penelitian  ini  untuk  data  kemampuan  menyusun  nada,  membuat komposisi musik mahasswa tari sebagai iringan koreografi tarinya. Sampelpenelitian  adalah  para  mahasiswa  Jurusan  Seni  Tari  FBSÂÂUNJ  yang mengikuti mata kuliah iringan tari berjumlah 20 orang mahasiswa.Penelitian  in  menggunakan  metode  analisis kualitatif  menyangkut kemampuan menyusun nadaÂÂnada, membuat komposisi musik sekaligus mengadaptasikan  musik  iringan  pada  koreografi  tarinya  secara  selaras dan memiliki kesesuaian dengan penampilannya.Identifikasi kesesuaian musik dan koreografi tari mahasiswa melalui verifikai  penyesuaian  garapan  menentukan  nadaÂÂnada  kromatisasi, instrumen  yang  dipakai,  hingga  membuat  partitur  iringan  untuk disesuaikan kedalam koreografi tariannya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk dan pola musik yang digarap  mahasiswa  sangat  beragam.  Penyesuaian isntrumen ditekankanpada alat perkusi yang memiliki fungsi sama digunakan seperti Demung,  Saron,  untuk  pola  musik  Lancaran,  Ladrang,  dan  Ketawang. Pengembangan  pola  musik  garapan  seperti  unsur  vokal,  senggakan menjadi  variasi  penguat   untuk  memadukan  pola  lancarsan,  pola  ritmik musik  secara  dinamis.  Unsur  luk  dan  mebas  dipertunjukkan sebagai wujud  tekanan  suara  agar  mampu  menimbulkan  suara  bebas dikumandangkan secara teratur dan bervariasi.Kesimpulan bahwa hasill penyusunan musik koreografi mahasiswa lebih  menekankan  pada  bentuk  dan  pola  I  tipe  umum  dalam  karawitan biasa. Bentuk dan pola II pada akumulasi jenis sengakan dan virtualisasi vokal  secara  variatif,  dan  bentuk  dan  pola  III yang  lebih  mengandalkan variasi bervariasi sesuai penata musik yang dapat dihembuskan sebagai feeling semata.Kata  Kunci :  PolaÂÂpola  Garap/Penyusunan  Musik  Koreografi,  koreografi untuk mahasiswa tari UNJ.
Copyrights © 2003