Full cost (FC) dan successful efforts (SE) adalah dua alternatif metoda akuntansidalam memperlakukan pengeluaran untuk eksplorasi dan pengembangan dalam industri minyak dan gas bumi. Dalam tahun 1977, Financial Accounting Standards Board (FASB) meniadakan metoda kos penuh dan peniadaan tersebut segera dibatalkan oleh Securities and Exchange Commission (SEC) dalam tahun 1978. Berbagai studi telah membahas masalah ini dan memusatkan perhatian lebih pada reaksi pasar terhadap ketidakpastian status standar daripada reaksi pasar terhadap kandungan informasi laba (earnings).Penelitian ini menggali lebih jauh asosiasi antara metoda akuntansi dan variabilitas tanggapan pasar terhadap pengumuman laba.Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan apakah pasar bereaksi secara berbeda terhadap pengumuman laba antara perusahaan FC dan SE. Penelitian ini memberikontribusi pada literatur tentang earnings response coefficient (ERC) dengan caramembandingkan ERC untuk perusahaan FC dan SE dan sekaligus menawarkan model alternatif dalam pengukuran laba kejutan (unexpected earnings). Penelitian ini menguji perbedaan ERC secara cross-sectional dalam kaitannya dengan karakteristik perusahaan.Penelitian ini mendapati bahwa estimasi secara pooled cross-sectional mendukung temuan sebelumnya yaitu ERC untuk perusahaan SE secara statistis lebih besar daripada ERC untuk perusahaan FC terutama untuk perusahaan FC dalam selang return sebelum (termasuk) hari pengumuman laba.Keywords: successful efforts, full cost, quality of earnings, pooled cross-sectionalestimation, oil and gas industry
Copyrights © 2003