Perkembangan di dunia pendidikan di Indonesia saat ini sangat pesat. Semakin banyaknya minat pelajar untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi pada bidang kesehatan salah satunya jurusan keperawatan. Berdasarkan data dari Kemenkes pada tahun 2015, beberapa wilayah Kaltim, terutama di kota Samarinda masih belum memenuhi standar minimal perawat. Akan tetapi, kebanyakan kampus Akademi Keperawatan (AKPER) di Samarinda belum memiliki fasilitas dan kebutuhan ruang belajar mengajar hingga praktek yang sesuai standar, serta masih bergabung dengan jurusan kesehatan yang lain dan belum mencerminkan Lokal yang ada. Sehingga diperlukan sebuah sebuah bangunan yang di dalamnya hanya yang menerapkan karakteristik arsitektur lokal yang ada di Samarinda dan fasilitas lengkap di dalamnya. Melalui pengumpulan data melalui survey, analisis data dan landasan program, kemudian memproses data-data yang telah diperoleh sehingga tercipta suatu kawasan kampus Akademi Keperawtan (AKPER) yang lengkap fasilitasnya dan memiliki karateristik Lamin Dayak khas desa budaya Pampang, kota Samarinda.
Copyrights © 2018