AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA
Vol 7, No 2 (2017)

Pendidikan Nasional dan Kualitas Manusia Indonesia Dalam Perspektif Sejarah

Yudi Hartono (Universitas PGRI Madiun)



Article Info

Publish Date
21 Jul 2017

Abstract

Pendidikan yang tepat dan bermutu dapat disiapkan oleh manusia dan masyarakat  yang memiliki kemampuan dan keunggulan di masa depan. Untuk mengoptimalkan kontribusi pendidikan, maka semua pihak berkontribusi penting, termasuk pengelola pendidikan itu sendiri, pihak swasta, pemerintah, dan masyarakat pada umumnya. Kontribusi pendidikan terhadap kualitas manusia Indonesia sejak kemerdekaan hingga reformasi menarik untuk dikaji. Orde lama merupakan satu fase yang berusaha membangun masyarakat sipil yang kuat. Orde lama menghapuskan sistem pendidikan elitism pada masa kolonial dan memberlakukan politik persatuan nasional. Pendidikan menjadi wahana penmbangunan karakter bangsa. Orde Baru mengedepankan moto “membangun manusia Indonesia seutuhnya dan masyarakat Indonesia” dan berbagai kebijakan turunannya memberi kontribusi bagi kualitas manusia bagi dunia industri khususnya untuk mendukung pembangunan ekonomi, namun terdapat empat masalah pokok dalam pendidikan di Indonesia: pemerataan, mutu, relevansi, dan efisiensi pendidikan. Era  reformasi  memberikan  ruang  yang  cukup besar bagi perumusan kebijakan-kebijakan pendidikan baru yang bersifat reformatif dan revolusioner. Namun demikian, sistem pendidikan nasional Indonesia terlihat masih bersifat tambal sulam, mulai dari kebijakan kurikulum, manajemen, sistem pembelajaran, tuntutan kualitas guru, tuntutan fasilitas dan dana pendidikan, kurang memiliki prioritas yang ingin dicapai.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya is a biannual journal, published by Universitas PGRI Madiun on January and July, with regitered number ISSN 2087-8907 (printed), ISSN 2502-2857 (online). Agastya provides a forum for lecturers, academicians, researchers, practitioners, to deliver and share ...