Pantai Kondang Merak mulai dikembangkan sebagai kawasan wisata oleh masyarakat pada tahun 1987 dan mempunyai beberapa keunggulan antara lain view yang alami dan memiliki budaya lokal yang unik. Ekowisata Pantai Kondang Merak juga memiliki kendala yaitu belum adanya penataan lanskap yang baik dan kurangnya masyarakat menjaga lingkungan. Penelitian bertujuan untuk membuat konsep perencanaan lanskap kawasan Ekowisata Pantai Kondang Merak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi terdiri dari data primer dan sekunder. Sedangkan tahapan penelitian yaitu: sresearch (inventarisasi), analysis (analisis), synthesis (sintesis), dan perencanaan lanskap. Hasil penelitian menunjukan kawasan ekowisata Pantai Kondang Merak memiliki luas 37.2 ha yang terdiri dari zona inti dengan luas 7.22 ha (19.4%), zona penyangga dengan luas 17.34 ha (64.6%), dan zona pemanfaatan 12.64 ha (34.0%). Pengembangan kawasan ekowisata Pantai Kondang Merak sebagai kawasan wisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Konsep lanskap terdiri dari konsep ruang, vegetasi, sirkulasi, fasilitas, dan aktivitas. Dilanjutkan dengan rencana lanskap berupa gambar blok plan dan site plan.
Copyrights © 2016