Pesisir Kerewei mulai dikembangkan sebagai kawasan wisata oleh masyarakat pada tahun 2001 dan mempunyai beberapa keunggulan antara lain view yang alami dan memiliki budaya lokal yang unik.PesisirKereweijuga memiliki kendalayaitu belum adanya penataan lanskap yang baik dan kurangnya masyarakat menjaga lingkungan.Penelitian bertujuan untuk membuat konsep perencanaan lanskap kawasanWisataPesisir Kerewei.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif.Teknik pengumpulan data melalui observasi terdiri dari data primer dan sekunder. Sedangkan tahapan penelitian yaitu: commission (tahap persiapan), sresearch (inventarisasi), analysis (analisis), synthesis (sintesis), dan perencanaan lanskap.Hasil penelitian menunjukan kawasan Pesisir Kerewei memiliki luas 70.69 hayang terdiri dari zona inti dengan luas 7.65 ha (10.8%),zona khusus dengan luas 35.23 ha (49.8%)zona penyangga dengan luas 10.86 ha (15.4%), dan zona pemanfaatan 16.96 ha (24%).Pengembangan kawasanWisata Pesisir Kerewei sebagai kawasan wisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Konsep lanskap terdiri dari konsep ruang, vegetasi, sirkulasi, fasilitas, dan aktivitas. Dilanjutkan dengan rencana lanskap berupa gambar blok plandan site plan.
Copyrights © 2016