Ketidakberfungsian organ pendengaran pada tunarungu mengakibatkan terhambatnya perkembangan bahasa dan bicara sehingga pada anak tunarungu mengalami hambatan dalam memperoleh informasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan kemampuan memahami isi bacaan sebelum dan sesudah diberikan treatment berupa metode sosiodrama pada siswa tunarungu kelas VII di SMPLB Bhakti Wanita Lumajang. Hasil penelitian menunjukkan perolehan rata-rata pada tahap pre test sebesar 42,5, sedangkan perolehan rata-rata pada tahap post test meningkat sebesar 79,5 setelah dilakukan intervensi.
Copyrights © 2018