Enhanced Oil Recovery (EOR) adalah salah satu metode produksi minyak dengan tujuan untuk meningkatkan atau mengoptimalkan jumlah minyak yang dapat diproduksikan dari suatu reservoir dan injeksi polimer merupakan salah satu dari banyak metode EOR yang dikenal saat ini. Keberagaman sifat fluida minyak dan sifat fisik batuan reservoir menyebabkan dibutuhkannya kegiatan screening EOR untuk menentukan apakah suatu metode EOR cocok digunakan pada suatu reservoir atau lapangan tertentu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aspek-aspek atau batasan-batasan apa saja yang perlu diperhatikan untuk dilakukan injeksi polimer pada suatu reservoir berdasarkan rujukan dari Taber et al. Dalam pengerjaanya dilakukan juga pengumpulan data fluida minyak dan sifat fisik reservoir Lapangan X dan dilakukan screening untuk mengetahui aspek-aspek apa saja dari reservoir tersebut yang dapat memenuhi kondisi untuk dilakukannya injeksi polimer berdasarkan rujuan dari Taber et al. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tujuh aspek atau batasan yang dirujuk oleh Taber et al. untuk suatu reservoir dapat dilakukan injeksi polimer yaitu aspek gravity minyak, viskositas minyak, porositas, permeabilitas, jenis formasi, kedalaman dan temperatur. Selain itu reservoir Lapangan X memberikan kecocokan enam aspek dari tujuh aspek untuk dilakukannya injeksi polimer.
Copyrights © 2019