Tampak bangunan merupakan salah satu komponen arsitektur yang sangat penting karena sangat berpengaruh terhadap desain bangunan secara keseluruhan. Dari beberapa fenomena yang terjadi dewasa ini banyak desain tampak bangunan dibuat tidak didasari dari apa yang dibutuhkan oleh pengguna bangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variable variable arsitektur yang dipakai sebagai acuan dalam mendesain tampak bangunan rektorat bina nusantara dapat mempengaruhi preferensi penilaian dari pengguna bangunan atau sebaliknya, terdapat beberapa desain tampak bangunan rektorat yang dibuat terlebih dahulu untuk dipakai sebagai alat ukur yang didasarkan dari paradigma arsitektur seperti bentuk, warna, material dan identitas. Penerapan metodologi yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan survey preferensi untuk hal “indah” dan “senang” kepada beberapa responden yang mana dalam hal ini representasi responden adalah semua pengguna bangunan didalam sivitas akademik bangunan tersebut. Goals yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui variable variable arsitektur apa saja yang paling kuat dan berpengaruh dalam penilaian preferensi pengguna.
Copyrights © 2019