Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pelayanan kurikulum panduan yang terintegrasi dengan pengajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan yang melibatkan guru sekolah dasar, mahasiswa, dan anak sekolah dasar sebagai subyeknya. Prosedur pengembangan model terdiri dari perencanaan, perancangan, dan evaluasi. Protokol wawancara, lembar observasi, kuesioner, dan tes tertulis dikembangkan untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan. Data dianalisis berdasarkan karakteristiknya, kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model tersebut telah memenuhi persyaratan validitas dan kepraktisan. Selain itu, juga memiliki potensi efek positif dalam tingkat sedang baik untuk bimbingan dan pencapaian pembelajaran.Kata kunci: kurikulum panduan, bimbingan dan konseling, pengajaran di sekolah dasar.
Copyrights © 2017