Pembelajaran merupakan bagian inti dari pendidikan yaitu adanya interaksi antara pendidik dan peserta didik dalam usaha mempelajari suatu hal agar peserta didik mampu menguasai kompetensi yang telah dirumuskan. Merambahnya sistem otomasi ke segala penjuru dunia akan membuat manusia berfikir dan bersiap menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda agar tidak tersingkir dalam persaingan global. Sistem otomasi turut pula menjangkau bidang pendidikan yang kemudian munculkan disrupsi pendidikan.Pada era disrupsi pendidikan, seorang anak akan sangat akrab dengan gadget dan teman sebaya yang terhubung. Kepribadian seorang anak saat ini sangat berpengaruh pada pengoperasian gadget dan pola pergaulan dengan teman sebayanya.Eksistensi pendidikan Islam dalam peradaban otomasi memerlukan kolaborasi antara pendidikan Islam dengan perkembangan zaman. Kolaborasi yang harmonis antara konsep pendidikan salaf dengan kemajuan teknologi akan memperkuat keberadaan pendidikan Islam dan akan melahirkan generasi yang dapat melahirkan generasi yang berwawasan global tetapi tidak meninggalkan kearifan lokal.
Copyrights © 2019