Role-Play dalam pembelajaran sanggup membentuk dan membangun karakter anak melalui kegiatan yang menyenangkan. Ketercakupan role-play adalah dengan menggabungkan segala aspek tabiat manusia dalam mengatasi konflik dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan role-play juga dijadikan sebagai sajian pertunjukan yang dapat menjadi kebanggaan saat akhir tahun pelajaran. Namun, pertunjukan-pertunjukan tersebut kerap kali memaksakan kapabalitas anak dalam melakukan pemeranan. Penelitian ini bertujuan menemukan aplikasi yang baik dalam pembelajaran melalui role-play. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan analisis deskriptif. Objek penelitian adalah para guru taman kanak-kanak dan sekolah dasar sebanyak 30 orang di wilayah Jakarta Barat melalui kegiatan pelatihan kesenian terpadu oleh Pusat Pelatihan Seni Budaya Jakarta Barat. Data yang diperoleh berupa observasi, dokumen dan wawancara. Validitas dan reliabilitas temuan penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi data. Penelitian ini menghasilkan temuan konsep olah tubuh imaji sebagai teknik dalam memersiapkan role-play dengan cara yang menyenangkan. Teknik olah tubuh imaji memiliki perencanaan, proses, hingga tahap evaluasi. Adapun penelitian ini terbatas pada guru sebagai pelaksana pembelajaran. Besar harapan adanya kelanjutan dalam penelitian serupa yang mengulas penerapan teknik olah tubuh imaji pada anak,
Copyrights © 2019