ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1989: HARIAN WAWASAN

MENGGALI POTENSI WANITA INDONESIA

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2010

Abstract

       Konon menurut ceriteranya wanita itu makhluk yang lemah lembut;  lemah karena tidak perkasa,  serta lembut karena tidak garang.  Hal ini ternyata ada "tetapi"-nya; yaitu  kalau sampai wanita tersebut kehilangan kelemahan dan kelembutannya maka akan menjadi wanita yang perkasa dan "garang";  bahkan keperkasaan serta "kegarangan"-nya akan melebihi kaum pria.       Tentunya  kita boleh setuju dan boleh pula tidak, pembenaran dari hipotesis tersebut pun masih memerlukan bukti-bukti teoretik dan empirik yang cukup; akan tetapi pendapat kedua pakar dari University of Columbia  yang juga diangkat sebagai staf pada  'Columbia Presbyterian Medical Center' yang berkedudukan di New York AS berikut ini kiranya sedikit banyak memberi "dukungan" terhadap hipotesis di atas.       Landrum B. and Shettles MD di dalam bukunya "Your Baby's Sex: Now You Can Choose" mengintrodusir sbb: dari hasil penelitian tentang daya tahan terhadap berbagai penyakit, tekanan hidup,  kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkung-annya,  umur,  dan sebagainya, telah lama diketahui oleh para ahli bahwa kaum laki-laki justru lebih lemah dibandingkan dengan kaum wanita. Memang laki-laki  mempunyai otot yang lebih kekar,  tetapi daya tahan untuk tetap hidup justru lebih lemah kalau diban- dingkan dengan wanita.         Tentu kita boleh percaya atau boleh tidak percaya terhadap kesimpulan tersebut di atas;  akan tetapi bahwa kaum wanita pun mempunyai potensi serta daya juang yang cukup hebat,  dan tidak kalah dengan apa yang dimiliki oleh kaum pria,  kiranya memang tidak perlu didiskusikan lagi.

Copyrights © 1989