ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1998: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT

MEMACU PERAN SOSIAL POLITIK WARTAWAN

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 May 2010

Abstract

       Suatu saat seorang wartawan di Amerika Serikat (AS) mengeluh, setiap hari wartawan melalui surat kabar harian nasional dan setiap minggu melalui majalah mingguan senantiasa melaporkan dan menilai kinerja presiden sebagai pemimpin utama negara; namun karyanya itu tidak mendapat perhatian yang memadai dari ilmuwan.  Para ilmuwan politik (political scientists) tidak pernah menaruh perhatian yang cu-kup tentang  bagaimana para wartawan politik  (political journalists) mendefinisi, menganalisis dan menaksir kepemimpinan presiden.       Keluhan tersebut di atas dapat dibaca dalam disertasi karya Mark J. Rozell, "The Press and The Carter Presidency" (1989),  yang te-lah dibukukan oleh Westview Press, Boulder, Colorado. Adapun yang dimaksud presiden dalam karya tersebut ialah Presiden Jimmy Carter (1977 s/d 1980);  sementara itu yang dimaksud surat kabar harian dan majalah mingguan nasional adalah New York Times, The Washington Post, The Wall Street Journal, Time, Newsweek serta U.S. News and World Report.       Lebih lanjut dilukiskan  dalam karya itu  bahwa kehadiran Jimmy Carter sebagai presiden berada dalam waktu yang secara sosial politik tidak kondusif,  yang diistilahkan Rozell sebagai perikehidupan politik yang unik. Ketika itu rakyat AS sedang dilanda ketidakpercayaan yang hebat (distrust) terhadap pimpinan dan lembaga politik nasional me-nyusul terjadinya Trauma Vietnam dan Kasus Watergate.  Carter sen-diri dilukiskan sering bersikap acuh dan tidak ada upaya keras untuk meluruskan persepsi yang salah yang sering muncul di kalangan pers.       Meskipun sering tidak "direken" oleh ilmuwan politik tetapi war-tawan tetap saja melakukan tugasnya dengan baik sehingga rakyat AS memberikan respon yang positif terhadap jerih payah wartawan.

Copyrights © 1998