Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kita, Pprof Dr Fuad Hassan dalam konperensi Dewan Menteri-menteri Pendidikan Asia Tenggara (SEAMEC) ke-23, tanggal 4 dan 5 Februari lalu di Bali akhirnya terpilih menjadi Presiden SEAMEC yang baru menggantikan presiden lama, Dr. Tony Tan Keng Yam dari Singapura. SEAMEC, yang dulu bernama SEAMEO, (South East Asia Ministers of Education Organization), merupakan "organisasi pendidikan" yang cukup bergengsi di kawasan Asia Tenggara ini. Seperti kita ketahui, tahun 1965 ini merupakan didikan di negara-negara Asia Tenggara. Salah satu prestasi yang pantas dibanggakan adalah mampu mengadakan kerja sama unttuk meningkatkan pelayanan pendidkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan pada masing-masing negara anggotanya, dengan mengesampingkan adanya perbedaan ideologi, budaya, sistem sosial-kemasyarakatan, dan sistem politik antar negara anggota. Dipilihnya menteri pendidikan kita, Fuad Hassan untuk duduk dalam jabatan tertinggi SEAMEC kiranya tidak lepas dari harapan para anggota untuk lebih mengintensifkan prestasi organisasi yang telah dicapai selama ini. Pak Fuad sendiri mengemukakan bahwa apa yang dilakukan SEAMEC selama ini dalam menyatukan pandangan serta wawasan untuk kemajuan dunia pendidikan sudah merupakan prestasi tersendiri yang patut dibanggakan.
Copyrights © 1988