ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1992: HARIAN BALI POS

KEBANGKITAN NASIONAL KEDUA

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Apr 2010

Abstract

       Hari-hari ini adalah hari-hari yang lain daripada yang lain. Hari ini bangsa dan masyarakat Indonesia se-dang memperingati hari kebangkitan nasional (harkitnas), sebuah "hari besar" yang tak pernah terlewatkan. Banyak metoda yang dilakukan untuk memperingatinya; salah satu cara di antaranya adalah dengan mencoba "mengilmiahkan" kebangkitan nasional itu sendiri, yaitu dengan berseminar, diskusi, temu ilmiah, sarasehan, dan sebagainya.          Kalau  kita perhatikan dalam peringatan harkitnas beberapa tahun terakhir ini maka isu politis yang paling aktual adalah tentang kebangkitan nasional kedua. Hampir setiap pertemuan-pertemuan ilmiah dan pidato-pidato pejabat tidak pernah lupa menyinggung soal ini. Isu politis ini berawal mula dari adanya judgement terhadap berputarnya roda-roda pembangunan nasional kita dalam menghadapi tantangan-tantangan berat  pada era industrialisasi yang sedang kita lalui.          Isu kebangkitan nasional kedua tersebut muncul di permukaan ketika secara subjektif-kultural kita mencoba membandingkan berbagai kompleksitas budaya yang dihadapi  bangsa Indonesia pada awal abad ke-20 ini dengan kondisi budaya akhir abad yang sama. Kalau dulu masalah-masalah politis sangat dominan maka kompleksitas kultural bangsa kita kali ini lebih didominasi oleh masalah-masalah teknologi dan ekonomi global. Meskipun demikian secara subs tantif kompleksitas kultural  yang dihadapi oleh bangsa kita dalam dua kurun waktu itu sebenarnya relatif sama.

Copyrights © 1992