ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1994: HARIAN BALI POS

PILIHAN-PILIHAN PASCA UMPTN

Supriyoko, Ki (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Jun 2010

Abstract

       Bagi peserta  Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) mungkin tanggal 30 Juli 1994 yang lalu merupakan hari yang menegangkan karena pada hari serta tanggal itu hasil jerih payah dalam upaya meraih kesempatan belajar pada PTN diumumkan secara serentak. Ketegangan ini dapat timbul karena berdasarkan teori kemungkinan (probability theory) setiap peserta mempunyai kesempatan yang relatif kecil untuk berhasil menembus dinding UMPTN;  secara ma-tematis angkanya tidak lebih dari 20%.          Betapa tidak .., dari sebanyak 422.000-an peserta UMPTN ternyata yang dinyatakan berhasil hanya 62.000-an peserta saja. Itu berarti tiap tujuh peserta UMPTN hanya satu saja di antaranya yang bisa memenangkan ketat atau tajamnya kompetisi.Sudah barang tentu hasil "baik" UMPTN memang tidak mudah untuk mendapatkannya.          Sejak adanya kebijakan pemerintah c/q Departemen Pendidikan dan Kebudayaan untuk sementara tidak menambah atau mendirikan PTN baru didalam beberapa tahun terakhir ini, terkecuali menambah beberapa jurusan maupunprogram studi yang dianggap perlu, maka daya serap PTN boleh di-katakan tidak mengalami perubahan yang berarti. Di dalam beberapa tahun terakhir ini daya serap PTN terhadap para lulusan sekolah menengah berkisar pada angka  60.000 s/d 70.000 untuk setiap tahunnya  (angka ini tidak termasuk Universitas Terbuka); kalaupun jumlahnya menyimpang atau keluar dari interval tersebut  maka angka simpangan atau tingkat deviasinya tidaklah tinggi.

Copyrights © 1994