Aqlania
Vol 10 No 1 (2019): June

Hubungan antara Islam dan Demokrasi

Hotmatua Paralihan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
22 Jun 2019

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi hubungan demikrasi dan Islam. Demokrasi bukan saja tidak bertentangan dengan Islam, tetapi mewujudkan ajaran Islam itu wajib dalam kehidupan bernegara. Banyak ayat-ayat al-Qur’an dan Hadits yang memerintahkan untuk bermusyawarah. Juga dicontohkan oleh para shahabat Nabi, bahkan Tuhan menyatakan bahwa pemerintahan yang Islami adalah khilafah. Dan khilafah ditandai antara lain dengan syura (musyawarah). Dunia yang semakin menggelobal menciptakan keterkaitan, dan ketergantungan satu dengan yang lain semakin kuat, namun kenyataannya di masyarakat kesenjangan semakin menganga, baik antar individu mapun kelompok atau Negara. Menurut Ronald F. Inglehart, peneliti bidang ekonomi dan politik Universitas Michigen, “populis terjadi dua faktor, kesenjangan sosial, dan benturan kebudayaan”. Inilah diantara pemicu munculnya politik identitas. Dalam konteks ke Indonesiaan Politik Identitas dipersubur antara lain: oleh kesenjangan sosial, lemahnya literasi, buruknya kelembagaan politik, polarisasi politik yang tidak merata. Politik identitas sesungguhnya bertentangan dengan ajaran Islam dan merusak sendi-sendi kehidupan bernegara bahkan bertentangan dengan nilai kemanusiaan, dan keadilan.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

aqlania

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Social Sciences

Description

The Aqlania Journal is a scientific journal that focuses on the publication of research results in religious philosophy, humanitarian and environmental studies. This journal is published periodically twice a year in June and December. The Aqlania journal is open to researchers, practitioners and ...