Sebagian besar masyarakat masih sangat tergantung dengan bahan bakar minyak(BBM) seperti minyak tanah untuk keperluan memasak. Sementara kayu bakar bukan lagisebagai pilihan utama karena dianggap kurang efektif untuk keperluan memasak yangcepat. Sedangkan penggunaan gas LPG bagi masyarakat masih belum merata karenadianggap masih barang mewah, khususnya masyarakat ekonomi bawah. Di sisi lain,sampah daun-daun kering yang melimpah di lingkungan masyarakat kurang dapattermanfaatkan. Berdasarkan unsur kimianya, setiap daun atau rumput mengandung unsurkarbon dan air. Ketika daun-daun sudah mulai menguning kemudian mengering makakadar air dalam daun sudah berkurang sehingga akan lebih mudah untuk dibakar dandijadikan arang. Arang dedaunan tersebut dapat dijadikan bahan bakar alternatif yangmurah dan mudah didapat. Oleh karena terbuat dari sampah maka bahan bakar alternatiftersebut diberi nama ?Briket Sampah?. Dengan dasar inilah kami bekerjasama denganKelurahan Bojong Kulur mengadakan pelatihan pemanfaatan daun kering untuk briketsampah sebagai bahan bakar untuk Ibu-Ibu PKK. Tujuan adanya pelatihan ini antara lainmeningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat untuk mengelola sampah daunkering menjadi bahan bakar briket, meningkatkan kemandirian dan perekonomianmasyarakat dengan menghemat biaya dari pembelian bahan bakar LPG dan berwirausahabriket sampah kepada tetangga terdekat.
Copyrights © 2019