Kawasan pantai di sekitar Muara Kr. Meuredu mempunyai panjang garis pantai dengan segala sumber daya alamnya yang dapat dimanfaatkan bagi kehidupan masyarakat. Pada kawanan tersebut terdapat kawasan parawisata, tambak, perkebunan, pemukiman penduduk serta muara-muara sungai yang berfungsi sebagai pengeluaran/pembuangan debit sungai dan juga mempunyai nilai ekonomis untuk kegiatan manusia. Muara sungai Kr. Meuredu saat ini sudah terdapat konstruksi Jetty yang berfungsi menjaga muara agar dapat berfungsi seperti yang diharapkan. Akibat dari pembangunan jetty ini maka akan terjadi sedimentasi dan erosi di pantai sekitar muara Kr. Meuredu yang dapat merusak areal seperti tambak, pemukiman dan daerah daratan sekitar pantai lainnya. Berdasarkan kondisi tersebut maka ingin meneliti lebih lanjut tentang perilaku pantai ini yang berhubungan dengan erosi dan sedimentasi akibat adanya jetty tersebut. Secara garis besar penelitian ini melakukan pemodelan matematika dengan menggunakan software GENESIS dimana input data yang diperlukan adalah data gelombang, topografi, data sedimentasi serta kondisi garis pantai terdahulu. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa sebelum adanya bangunan, perubahan garis pantai yang terjadi tidak terlalu mencolok dimana garis pantai yang tererosi dan sedimentasi lebih kurang 0.5 m pertahun dimana perubahan laju transport sediment sebesar 10.000 m3/tahunnya yang bergerak dari barat ke timur. Sedangkan pada saat adanya bangunan pelindung muara (Jetty), perubahan garis pantai sangat mencolok dimana terjadi sedimentasi pada bagian up stream (Kiri Muara) dan erosi pada bagian kanan dari muara. Sedimentasi dan erosi yang terjadi adalah berkisar 4-5 meter pertahun.
Copyrights © 2014