Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan
Vol 5, No 1 (2014)

ANALISA PENOLAKAN FOTO GIGI INTRA ORAL DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MUNTILAN KABUPATEN MAGELANG

Manurung, Daniel (Unknown)
Utama, H. Nur (Unknown)
Rosidah, Siti (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Apr 2018

Abstract

Pemeriksaan kesehatan dalam suatu rumah sakit pada masa globalisasi sudah semakin kompleks, oleh karena itu diperlukan kinerja pelayanan kesehatan yang handal dan didukung oleh suatu alat radiologi yang canggih untuk meningkatkan mutu pelayanan. Adanya control kualitas dalam hal ini adalah analisa penolakan radiograf, maka kemungkinan pengulangan foto dapat ditekan. Penekanan pengulangan foto dapat menghemat waktu maupun sumber daya yang ada. Dan dalam 6-12 bulan terakhir belum pernah dilakukan perhitungan penolakan hasil radiograf gigi intra oral, jadi tidak tahu berapa persen angka penolakan radiografi gigi intra oral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penolakan (reject) radiografi gigi intra oral di Instalasi Radiologi RSUD Muntilan Kabupaten Magelang.Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional dimana penulis menggambarkan dan menyajikan dalam bentuk grafik kemudian membuat kesimpulan dan memberikan solusi. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil lokasi di Instalasi Radiologi RSUD Muntilan Kabupaten Magelang. Obyek pengamatan yang digunakan adalah jumlah radiografi gigi intra oral ditolak, sedangkan subyeknya adalah jumlah film gigi intra oral di RSUD Muntilan Kabupaten Magelang selama 20 minggu pada bulan Mei sampai bulan September 2013. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa analisa penolakan (reject) foto gigi intra oral di Instalasi Radiologi RSUD Muntilan Kabupaten Magelang didapatkan hasil pengamatan dokumentasi pada Bulan Mei sampai dengan bulan September 2013 di Instalasi Radiologi RSUD Muntilan Kabupaten Magelang didapatkan jumlah film yang ditolak 13 lembar dari jumlah keseluruhan pasien sebanyak 129 orang. Dan urutan faktor penyebab penolakan film gigi intra oral yaitu yang pertama faktor posisi pemotretan dan yang kedua faktor eksposi. Dari hasil analisa penulis, didapatkan presentase radiograf sebanyak 7,4%, Presentase ini merupakan nilai yang tinggi dan melebihi diatas ambang   bataspenolakan radiograf yaitu 4-6%. Kata Kunci : Penolakan Foto, Gigi Intra Oral

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jitk

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (JITK) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penenlitian maupun non hasil penelitian dibidang ilmu dan teknologi yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak ...