Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students
Vol 3, No 2 (2019): Oktober 2019

Perbedaan dimensi saluran udara faring pada berbagai relasi skeletal Differences of dimension of the pharyngeal airway in various skeletal relations

Mimi Marina Lubis (Universitas Sumatera Utara)
Sonia Jayanthi (FKG USU)



Article Info

Publish Date
09 Nov 2019

Abstract

Pendahuluan: Faring merupakan otot yang berfungsi sebagai saluran masuk dan keluarnya makanan dan udara. Penilaian terhadap saluran udara faring berhubungan dengan penilaian terhadap fungsi pernafasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa adanya perbedaan dimensi saluran udara faring antara berbagai relasi sagital skeletal pada laki-laki dan perempuan. Metode: Sefalogram lateral dari 100 subjek di bagi menjadi tiga kelompok (masing-masing kelompok terdiri dari 40 subjek Kelas I, 34 subjek Kelas II, 26 subjek Kelas III) berdasarkan sudut ANB: Kelas I (ANB 0-4), Kelas II (ANB >4°), Kelas III (ANB <0°). Seluruh sefalogram lateral dilakukan tracing dan pengukuran secara manual. Pengukuran dilakukan terhadap lebar nasofaring (PNS-UPW), lebar orofaring (U-MPW), lebar laringofaring (V-LPW). Hasil: Analisa statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada lebar orofaring (U-MPW) di antara relasi sagital skeletal yang berbeda (p<0,05). Perbedaan pada jenis kelamin ditemukan pada lebar laringofaring (V-LPW) (p<0,05). Simpulan: Terdapat perbedaan dimensi saluran udara faring di antara relasi skeletal dan jenis kelamin yang berbeda.Kata kunci: Dimensi saluran udara faring, sefalometri lateral, relasi sagital skeletal.  ABSTRACTIntroduction: Pharynx is a muscle that functions as an inlet and outlet for food and air. The evaluation of the pharyngeal airway is related to the evaluation of respiratory function. The purpose of this study was to analyse the differences of dimension of the pharyngeal airway in various skeletal relations in men and women. Methods: Lateral cephalograms of 100 subjects divided into three groups (each group consisted of 40 Class I subject, 34 Class II subjects, and 26 Class III subjects) based on the ANB angles: Class I (ANB 0-4), Class II ( ANB >4 °), Class III (ANB <0 °). All lateral cephalograms were manually traced and measured. Measurements were made of nasopharyngeal width (PNS-UPW), oropharyngeal width (U-MPW), and laryngopharyngeal width (V-LPW). Results: Statistical analysis showed a significant difference in the width of the oropharynx (U-MPW) between different skeletal sagittal relations (p < 0.05). Sex differences were found in laryngopharyngeal width (V-LPW) (p < 0.05). Conclusion: There are differences in the dimension of the pharyngeal airway between different skeletal and gender relations.Keywords: Dimension of the pharyngeal airway, lateral cephalometry, sagittal skeletal relations. 

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

pjdrs

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Dentistry Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students adalah open access journal berbahasa Indonesia, yang menerbitkan artikel penelitian dari para peneliti pemula dan mahasiswa di semua bidang ilmu dan pengembangan dasar kesehatan gigi dan mulut melalui pendekatan interdisipliner dan ...