Kesiapan pekerja dalam berbagai perubahan kondisi iklim dan perekonomian di abad 21 menuntut pendidikan mempersiapkan sumber daya manusia unggul dengan memiliki keterampilan generik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas antara LKS inkuiri terstruktur dengan terbimbing di keterampilan generik sains siswa pada konsep Sistem Pernapasan. Penelitian ini dilakukan di salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri wilayah Jakarta Selatan yang pelaksanaan proses pembelajaran dilakukan secara saintifik dan terbiasa menggunakan metode praktikum. Metode penelitian berupa kuasi eksperimen menggunakan nonequivalent control group design. Metode Sampling dengan cluster random sampling dipilih dua kelas untuk kelompok belajar dengan LKS inkuiri terstruktur dan LKS inkuiri terbimbing. Data diperoleh dari instrumen tes uraian sebanyak 8 soal. Data sekunder berupa dari penilaian kerja kelompok pada lembar kerja siswa diukur untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dengan LKS. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kelompok normal dan homogen baik pretes, postes dan gain, sehingga dilanjutkan dengan uji t taraf signifikan 0,05. Hasil uji t pada peningkatan keterampilan generik diperoleh thitung lebih besar dibandingkan ttabel (7,03 > 1,99), sehingga Ho ditolak dan dinyatakan adanya perbedaan peningkatan keterampilan generik sains. Kelas dengan LKS berbasis inkuiri terstruktur lebih baik pada aspek bahasa simbolik, sedangkan inkuiri terbimbing lebih baik pada aspek sebab akibat dan kerangka logika.
Copyrights © 2019