Pemerintah melalui Rencana Induk Perkeretaapian Nasional telah mencanangkan pengembangan Jaringan dan Layanan Kereta Api Bandara untuk mempermudah mobilitas penumpang salah satunya dengan pembangunan kereta Bandara Adi Soemarmo. Pada April 2017 telah dilakukan groundbreaking proyek pengembangan kereta Bandara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali oleh Presiden RI dan dijadwalkan beroperasi pada tahun 2019 mendatang. Penelitian ini menggunakan model discrete choice untuk menyatakan peluang setiap penumpang untuk menggunakan kereta bandara. Instrumen penelitian disusun menggunakan variabel prediktor yang dikembangkan dari dimensi pelayanan menurut Gaspers. Sampel yang digunakan sebanyak 200 responden dengan teknik random sampling. Data yang terkumpul diolah dengan model regresi logisatik biner dikarenakan variabel respon berbentuk dikotomi. Hasil penelitian menunjukkan ketepatan jadwal kereta dan keterjangkauan tarif kereta berpengaruh terhadap kesediaan menggunakan kereta bandara.
Copyrights © 2018