Infeksi endodontik merupakan peradangan karena perkembangan organisme mikro pada saluran akar yang dipengaruhi penurunan pertahanan host sehingga berpotensi terjadi nekrosis pulpa. Berdasarkan hasil evaluasi infeksi saluran akar, jumlah Porphyromonas gingivalis menduduki peringkat ketiga (12.2%). Kandungan senyawa flavonoid alga merah (Eucheuma spinosum) mampu mendenaturasi protein sel bakteri P. gingivalis sehingga bakteri tidak bertumbuh kembali. Tujuan penelitian untuk mengetahui efek ekstrak alga merah terhadap bakteri P. gingivalis. Penelitian diawali dengan pembuatan ekstrak alga merah kemudian dilanjutkan penentuan konsentrasi hambat minimal (KHM) ekstrak. KHM kemudian diuji daya hambatnya dengan melihat besar zona hambat yang terbentuk. Berdasarkan hasil pengujian pada media BHIB dan MHA diperoleh ekstrak alga merah memiliki efek antibakteri terhadap P. gingivalis karena terbentuk zona inhibisi pada konsentrasi 3,5% di media biakan P. gingivalis. Disimpulkan ekstrak alga merah 3,5% mampu menghambat pertumbuhan bakteri P. gingivalis. Kata kunci: Porphyromonas gingivalis, ekstrak alga merah (Eucheuma spinosum), antibakteri
Copyrights © 2018