Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajarankooperatif Two Stay Two Stray berbasis Open-Ended Problem memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada pembelajaran konvensional pada materi himpunan terhadap prestasi belajarSiswa kelas VII MTs Negeri Klirong. Pengambilan sampel dengan teknikcluster random sampling. Instrumen pengumpulan data dengan dokumentasi dan tes yang sudah diujicobakan dan sudah memenuhi validitas dan reliabilitas. Metode pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji-t.Hasil penelitian dengan ? = 0,05 menunjukkan bahwa rerata nilai pada kelas eksperimen pertama 50,69 dan pada kelasĀ kontrol40,42 Setelah dilakukan uji hipotesis menggunakan uji t menunjukan bahwa thitung = 3,671dengan ttabelsebesar 1,645 dan DK = { t|t > 1,645 }sehingga thitung> t tabel. Terlihat bahwa thitung termasuk dalam daerah kritik sehingga menyebabkan H0ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajarankooperatif Two Stay Two Stray berbasis Open-Ended Problem memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada pembelajaran konvensional pada materi himpunan terhadap prestasi belajarSiswa kelas VII MTs Negeri Klirong. Kata kunci :Two Stay Two Stray, Open-Ended Problem
Copyrights © 2013