Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang pembelajaranya menggunakan metode resitasi lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan metode GNT berkaitan dengan materi kubus dan balok. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode tes. Sebelum dilakukan pembelajaran, terlebih dahulu dilakukan uji keseimbangan menggunakan statistik uji t dua pihak. Setelah pembelajaran dilakukan uji hipotesis dengan statistik uji t pihak kanan dengan ? = 0,05.Hasil dari analisis uji hipotesis dengan ? = 0,05 menghasilkan tobs = 12,177, ttabel = t(0,05;51) = 1,675 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima karena tobs> ttabel. Kesimpulannya yaitu prestasi belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan metode resitasi lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan metode GNT berkaitan dengan materi kubus dan balok. Kata kunci: prestasi, matematika, GNT, Resitasi
Copyrights © 2014