Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa pada kompetensi relasi dan fungsi dengan model pembelajaran AIR akan lebih baik jika dibandingkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional.Metode penelitian ini adalah quasi experiment (eksperimen semu). Populasi penelitiannya adalah semua siswa kelas X SMK Ma?arif 9 Kebumen. Sampel penelitian ini yaitu kelas X OT 1 dan kelas X OT 3, dengan tingkat kesalahan 5%, ditentukan menggunakan Cluster Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes uraian dengan jumlah 5 soal yang masing-masing soal telah diuji cobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Uji prasyarat analisis terdiri dari uji normalitas dengan metode Liliefors dan uji homogenitas variansi dengan Uji Barlet. Uji hipotesis menggunakan Uji t ekor kanan.Berdasarkan uji beda rata-rata (uji pihak kanan) dengan n1 = 34, n2 = 34, dan taraf signifikansi 5%, diperoleh |thitung| = 0,58 dengan nilai tabel t0,05;68 sebesar 1,667, dengan DK = { t|t > 1,667 }. Karena thitung bukan anggota daerah kritik, diperoleh kesimpulan bahwa model pembelajaran AIR memberikan prestasi belajar yang tidak lebih baik dari model pembelajaran konvensional/Ho diterima. Kata kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe AIR(Auditory, Intellectually, Repetity), Prestasi belajar.
Copyrights © 2015