Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang mendapatpembelajaran menggunakan model AIR (Auditory Intelektual Repetition) lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang mendapat pembelajaran menggunakan model Make A Match. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Muhammadiyah Salaman. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tesdan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah soal tes pilihan ganda. Soal yang digunakantelah diujicobakan danmemenuhisyarat tingkat kesukaran, daya pembeda, validitas serta reliabilitas. Uji hipotesis menggunakan uji t dua tahap. Uji prasyarat terdiri dari uji normalitas dengan metode Lilliefors dan uji homogenitas dengan metode Bartlett. Hasil penelitian menunjukan bahwaprestasi belajar matematika siswa yang mendapatpembelajaran menggunakan model AIR (Auditory Intelektual Repetition) lebih baik dibandingkan siswa yang mendapat pembelajaran menggunakan model Make A Matchpadasiswa kelas X SMK Muhammadiyah Salaman tahun pelajaran 2015/2016. Kata kunci: AIR (auditory intellectually repetition), make a match, prestasi belajar matematika
Copyrights © 2016