Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) apakah pembelajaran model kooperatif tipe TGT menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada model ekspositori, (2) apakah prestasi belajar matematika siswa yang memiliki kepercayaan diri tinggi lebih baik daripada siswa dengan kepercayaan diri sedang, (3) apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kepercayaan diri siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa. Dalam penelitian digunakan uji keseimbangan menggunakan uji-t dan uji prasyarat yaitu uji normalitas dengan metode Lillefors dan uji homogenitas menggunakan metode Bartlett taraf signifikansi 0,05. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama, dengan hasil : (1) ini berarti ditolak, dengan ditolaknya dilakukan uji lanjut yaitu dengan melihat rataan marginal dari kedua model pembelajaran dimana model pembelajaran TGT menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik daripada model pembelajaran ekspositori, (2) prestasi belajar matematika siswa yang memiliki kepercayaan diri tinggi tidak lebih baik daripada siswa dengan kepercayaan diri sedang, hal ini ditunjukkan dengan diterimanya yaitu (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kepercayaan diri siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa, hal ini ditunjukkan dengan diterimanya yaitu yaitu . Kata kunci: TGT, kepercayaan diri, prestasi belajar
Copyrights © 2017