Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ranah koneksi matematis siswa menggunakan model pembelajaran MEA dengan pendekatan metakognitif lebih baik dari koneksi matematis siswa dengan model ekspositori pada siswa kelas VII SMP Negeri 33 Purworejo tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan populasinya yaitu siswa kelas VII SMP Negeri 33 Purworejo. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Uji prasyarat analisis data yaitu uji normalitas dengan metode Lilliefors dan uji homogenitas dengan metode Bartlett. Analisis data menggunakan uji hipotesis ekor kanan dengan uji t. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ranah koneksi matematis siswa mengunakan model pembelajaran MEA dengan pendekatan metakognitif lebih baik dari model ekspositori pada siswa kelas VII SMP Negeri 33 Purworejo tahun pelajaran 2016/2017. Kesimpulan ini berdasarkan pada pengujian hipotesis dengan uji t dan ? = 0,05 diperoleh = 1,7951 dan = 1,645 dan daerah kritiknya DK = {t?t >1,645} dengan sampel sebanyak 60 siswa. Kata kunci: MEA, Metakognitif, Koneksi matematis.
Copyrights © 2018