ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
Vol 3, No 3 (2013): ADITYA

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TRADISI SURAN DI MAKAM GEDIBRAH DESA TAMBAK AGUNG KECAMATAN KLIRONG KABUPATEN KEBUMEN

Tanti Wahyuningsih (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Oct 2013

Abstract

ABSTRAK Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini, yaitu (1) mendeskripsikan prosesi tradisi suran di Makam Gedibrah Desa Tambak Agung, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen; (2) untuk mengetahui keterkaitan antara tradisi suran di Makam Gedibrah dengan agama Islam; (3) untuk mengetahui persepsi masyarakat Tambak Agung terhadap tradisi suran di Makam Gedibrah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan prosesi tradisi suran, yaitu (1) persiapannya menarik uang kepada warga untuk membeli bumbu rempah-rempah. Sementara itu untuk pelaksanaannya yaitu dimulai dari Juru kunci mempersiapkan sesaji yang akan diletakkan di dalam rumah sampai acara makan bersama; (2) Keterkaitan antara tradisi suran di Makam Gedibrah dengan agama Islam yaitu musyrik atau tidaknya tergantung niat dan cara meminta masing-masing individu. Dikatakan musyrik apabila meminta suatu permohonan kepada arwah Mbah Gedibrah. Ada pula yang menganggap bahwa tradisi suran di Makam Gedibrah sebagai suatu kepercayaan dan budaya; (3) Persepsi masyarakat terhadap tradisi suran di Makam Gedibrah yaitu mendukung karena merupakan kebudayaan Jawa. Hal tersebut tidak menjadi masalah jika tujuannya hanya untuk mengenang sejarah karena merupakan sebuah naluri kuno yang harus dijaga. Ada pula masyarakat yang menyumbangkan kambing apabila permohonannya terkabul. Kata kunci: persepsi masyarakat, tradisi suran

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

aditya

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ...