ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa
Vol 5, No 1 (2014): ADITYA

Analisis Penggunaan Interjeksi dalam Novel ‘T Spookhuis (Gedhong Setan) Karya Suparto Brata

Ika Kartika Angellya (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Aug 2014

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan :  (1) mendeskripsikan bentuk interjeksi dalam novel ‘t Spookhuis (Gedhong Setan) (2) mendeskripsikan fungsi interjeksi dalam novel ‘t Spookhuis (Gedhong Setan), yaitu : (a) bentuk primer (ah, lo, wah, oh, wis, uh, o, hiih, huh, wih, ooo, hmm, e, eh, uuh,). (b) bentuk sekunder (gedheng, jamput, gemang, alaa, edan, astagfirullahaladzim, ayo, aja, apa, wadhuh, aduh, embuh, he-eh, iki, ora. Di dalam bentuk sekunder juga terdapat interjeksi yang berbentuk pengulangan kata seperti: ha-ha-ha, aja-aja, lo-lo-lo-lo, hi-hi-hik, uh-uh-uh, embuh-mbuh-mbuh, dan wis-wis-wis. Bentuk interjeksi memiliki fungsi berbeda-beda: (1) mengungkapkan rasa kecewa (ah, gendheng, lo, ora dan alaa), (2) mengungkapkan rasa kekesalan (oh, la, wes, iki, alaa, uh, embuh dan gemang), (3) mengungkapkan rasa kekaguman (wih, dan wah), (4) mengungkapkan rasa kesenangan (o, ah, hihik, dan ha), (5) mengungkapkan rasa kemarahan (he-eh, wis, ah, embuh dan ora), (6) mengungkapkan rasa harapan (ah, eh), (7) mengungkapkan rasa kepuasan (we dan o), (8) mengungkapkan rasa ketakutan (ah, edan, hmm), (9) mengungkapkan rasa ajakan (ayo), (10) mengungkapkan rasa kekagetan (lo, e, ah, ooo, embuh, apa, huh, wadhuh dan astaghfirullohhal’adzim), (11) mengungkapkan rasa keheranan (o, aneh, la, dan wo), (12) mengungkapakan rasa panggilan (heh), (13) mengungkapkan rasa kesakitan (adhuh), (14) mengungkapkan rasa keterkejutan (lo, ah dan hmm).   Kata kunci: interjeksi, novel ‘t Spookhuis

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

aditya

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal ADITYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media publikasi hasil karya ilmiah. Terbit dua kali setahun tiap bulan November dan Mei. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, budayawan, ...